Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Nova Paloh Dorong Transportasi Gratis untuk Seluruh Pelajar Jakarta

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | RAYACOM

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas akses transportasi gratis bagi seluruh pelajar.

Nova mengusulkan agar pelajar masuk dalam penerima Kartu Layanan Gratis (KLG). Dengan skema tersebut, seluruh pelajar dapat menggunakan transportasi umum tanpa biaya, tidak hanya siswa penerima KJP Plus atau KJMU.

Usulan itu mencakup berbagai moda transportasi publik di Jakarta. Di antaranya Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Mikrotrans.

“Kalau pelajar diberi layanan gratis Transjakarta, ini langkah yang sangat bagus untuk membiasakan generasi muda naik kendaraan umum,” kata Nova saat pembahasan APBD-P DKI Jakarta bersama jajaran dinas dan BUMD mitra Komisi B.

Transportasi Gratis Pelajar Dinilai Perlu Diperluas

Nova menilai jaringan transportasi publik Jakarta sudah cukup luas untuk mendukung mobilitas pelajar. Transjakarta, misalnya, memiliki rute dan halte di berbagai kawasan, termasuk area yang berdekatan dengan sekolah.

Menurut Nova, kondisi tersebut dapat menjadi alasan untuk memperluas penerima KLG. Ia juga melihat layanan transportasi gratis dapat menjadi alternatif bagi siswa yang belum terjangkau bus sekolah.

“Kalau Transjakarta kan sudah mempunyai rute-rutenya. Hampir seluruh rute yang ada di Jakarta,” ujar Nova.

Karena itu, Nova mendorong agar kebijakan tersebut tidak hanya menyasar pelajar penerima bantuan pendidikan. Ia ingin seluruh pelajar Jakarta mendapat kesempatan yang sama untuk menggunakan transportasi publik secara gratis.

“Kami merekomendasikan pelajar ini dalam kategori KLG,” tegas Nova.

Kebiasaan Naik Transportasi Umum Sejak Dini

Nova melihat usulan transportasi gratis bukan sekadar soal mengurangi biaya perjalanan. Menurut dia, kebijakan tersebut juga dapat membangun kebiasaan menggunakan transportasi publik sejak usia sekolah.

Dengan akses gratis, lebih banyak pelajar dapat menggunakan angkutan umum untuk perjalanan menuju dan pulang dari sekolah. Kebiasaan tersebut diharapkan berlanjut ketika mereka memasuki usia dewasa.

Selain itu, kebijakan tersebut dapat membantu mengurangi ketergantungan keluarga terhadap kendaraan pribadi untuk mengantar anak ke sekolah.

Nova juga berharap perluasan layanan KLG dapat membantu pemerintah mengoptimalkan jaringan transportasi publik yang sudah tersedia di Jakarta.

Pemprov DKI Diminta Kaji Skema KLG

Nova meminta Pemprov DKI Jakarta mengkaji usulan tersebut secara menyeluruh. Kajian perlu mencakup kesiapan anggaran, mekanisme pemberian fasilitas, serta kemampuan layanan transportasi.

Ia juga mendorong Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Transportasi Jakarta melakukan kajian teknis. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan skema yang tepat dan memastikan layanan berjalan efektif.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI sedang mendalami usulan KLG bagi pelajar. Ia mengatakan pemerintah akan segera menentukan keputusan setelah melakukan kajian.

Pramono juga menyebut pelajar sebenarnya sudah termasuk dalam kelompok penerima manfaat transportasi gratis. Namun, pemerintah masih membutuhkan aturan yang lebih rinci agar penerapannya berjalan efektif dan tepat sasaran.

Karena itu, transportasi gratis bagi seluruh pelajar Jakarta belum menjadi kebijakan baru yang berlaku secara umum. Pemprov DKI masih mengkaji mekanisme dan aturan pelaksanaannya.

Jika terealisasi, kebijakan tersebut dapat memberikan dua manfaat sekaligus. Selain membantu meringankan biaya transportasi keluarga, program itu juga dapat membentuk kebiasaan generasi muda menggunakan transportasi publik.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *