Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Penambahan 5 Kodam Baru, Dave Laksono: Pertahanan dan Ekonomi Daerah Ikut Diperkuat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menilai rencana penambahan lima Komando Daerah Militer (Kodam) baru merupakan bagian dari strategi pertahanan TNI.

Dave mengatakan pembentukan satuan baru tersebut bertujuan memperkuat perlindungan masyarakat dan mendukung pembangunan di berbagai wilayah, termasuk Papua.

“Memang, itu sudah bagian dari grand strategy-nya, untuk memberikan perlindungan kepada warga Indonesia, seluruh warga Papua, memastikan pembangunan di berbagai macam bidang dan sektor itu dapat berjalan,” kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Kodam Baru Dinilai Berdampak ke Ekonomi

Dave mengatakan Komisi I DPR memandang pembangunan Kodam baru sebagai bagian penting dari penguatan pertahanan wilayah.

Selain fungsi pertahanan, ia menilai pembangunan instalasi militer dapat menciptakan aktivitas ekonomi di daerah tempat satuan tersebut berada.

“Penting, tentunya. Karena pembangunan Kodam, pembangunan instalasi-instalasi militer itu memberikan juga dampak efek ekonomi kepada masyarakat setempatnya, gitu kan,” tutur Dave.

Menurut Dave, aktivitas ekonomi tersebut antara lain muncul dari kebutuhan prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.

Personel TNI membutuhkan berbagai barang dan jasa selama menjalankan tugas. Kondisi itu, kata Dave, dapat menciptakan aktivitas ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Sehingga nanti penempatan prajurit di sana memastikan ada mereka makan, mereka membutuhkan berbagai macam hal. Nah, jadi itu memberikan domino efek yang tinggi,” jelasnya.

TNI Siapkan Lima Kodam Baru

Sebelumnya, Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyampaikan rencana pembentukan lima Kodam baru.

Menurut Nas, rencana tersebut berkaitan dengan strategi pertahanan wilayah. Pembentukan Kodam juga menjadi bagian dari konsep pertahanan semesta ketika Indonesia menghadapi kondisi darurat atau ancaman.

TNI berencana mengumumkan pembentukan lima Kodam tersebut pada puncak peringatan HUT ke-81 TNI, 5 Oktober 2026.

“Rencananya demikian, yang akan dibentuk Kodam baru nanti akan disampaikan lebih lanjut akan disampaikan,” kata Nas saat TNI Fair di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9/2026).

Lima Wilayah Jadi Lokasi Pembentukan

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan fungsi utama Kodam sebagai komando kewilayahan.

Menurut Maruli, seluruh Kodam memiliki tugas utama di bidang teritorial. Namun, penugasan setiap Kodam dapat menyesuaikan karakteristik wilayah.

“Jadi untuk yang Kodam, semua Kodam itu tugas utamanya adalah teritorial. Penugasannya berbeda,” kata Maruli.

Dalam kondisi darurat, Maruli mengatakan Kodam juga memiliki peran dalam memimpin perlawanan terhadap ancaman musuh.

Ia kemudian menyebut sejumlah wilayah yang masuk rencana pembentukan lima Kodam baru. Wilayah tersebut meliputi Papua Tengah, Nusa Tenggara Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau.

“Jadi di Papua satu, di Papua Tengah. Iya, nanti ada, ada 5 yang baru di Flores, Yogya, Malut, dengan satu lagi NTT, Kepulauan Riau,” kata Maruli.(fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *