Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

PDAM Tirta Benteng Perkuat Pengolahan Air Baku untuk Jaga Kualitas Air Pelanggan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | rayacom.id

PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang memperketat pengawasan terhadap kualitas air baku yang digunakan dalam proses produksi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan air yang diolah tetap dapat memenuhi standar sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Direktur Teknik PDAM Tirta Benteng, Joko Surana, mengatakan kondisi air baku menjadi perhatian perusahaan sehingga diperlukan penanganan dan pengawasan lebih intensif. Meski demikian, ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masih mencukupi.

Untuk menjaga kualitas hasil produksi, PDAM Tirta Benteng melakukan penyesuaian dalam proses pengolahan air. Salah satunya dengan mengatur dosis bahan kimia sesuai dengan kondisi air baku yang masuk ke instalasi pengolahan.

Selain itu, penggunaan klorin dan bentonit juga dilakukan untuk membantu proses pembentukan flok. Dengan proses tersebut, partikel-partikel pengotor yang terdapat dalam air dapat dipisahkan secara lebih optimal sebelum air didistribusikan kepada pelanggan.

“Saat ini kami melakukan pertama adalah pekerjaan rekorinasi ini untuk mereduksi mangan dan juga partikel-partikel yang terlarut seperti yang sudah kita periksa tadi bersama. Bahwasanya kondisi air ini nampaknya warna, warnanya sudah hijau hitam-hitaman itu yang harus kita perhatikan,” ujar Joko, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu (23/9/2026).

Joko menuturkan, pemeriksaan kualitas air baku juga akan dilakukan secara berkala. Intensitas pemeriksaan nantinya menyesuaikan dengan kondisi sumber air yang menjadi bahan baku produksi.

Menurutnya, pemantauan secara rutin diperlukan agar perubahan kondisi air dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti melalui penyesuaian proses pengolahan.

Upaya menjaga kualitas air juga dilakukan setelah proses produksi. PDAM Tirta Benteng secara berkala melakukan pembersihan jaringan pipa yang menjadi jalur distribusi air kepada pelanggan.

Pemeliharaan jaringan tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas air hasil produksi selama proses penyaluran. Dengan demikian, air yang telah melalui proses pengolahan dapat tetap terjaga hingga diterima masyarakat.

Di tengah kondisi musim kemarau, PDAM Tirta Benteng turut mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air. Pemanfaatan air permukaan dilakukan untuk menjaga kelancaran pengambilan air baku.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengerukan sedimen di sekitar bagian depan bangunan pengambilan air baku atau intake. Pembersihan sedimen tersebut bertujuan menjaga akses menuju titik pengambilan air agar tetap berfungsi secara optimal.

Joko memastikan berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PDAM Tirta Benteng menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat. Pengelolaan dilakukan dengan memperhatikan ketersediaan air sekaligus kualitas air yang diproduksi.

Dengan pemantauan sumber air secara berkala, penyesuaian proses pengolahan, pembersihan jaringan distribusi, serta optimalisasi intake, PDAM Tirta Benteng terus berupaya menjaga pasokan air tetap tersedia dan kualitasnya terjaga selama musim kemarau.(zim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *