Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Jokowi Gabung PSI, Sarmuji: Mudah Diperkirakan karena Ada Kaesang

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Jokowi gabung PSI setelah mantan Presiden Joko Widodo mengungkap statusnya sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menilai keputusan tersebut merupakan hak politik Jokowi.

“Ya enggak apa-apa. Itu hak politik Pak Jokowi,” ujar Sarmuji menanggapi keputusan Jokowi bergabung dengan PSI.

Jokowi Gabung PSI Jadi Sorotan

Sarmuji menilai keputusan Jokowi gabung PSI bukan sesuatu yang mengejutkan. Menurutnya, langkah tersebut mudah diperkirakan karena putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, menjabat sebagai Ketua Umum PSI.

“Lagian anak beliau kan Ketua Partai PSI. Jadi itu sesuatu yang mudah diperkirakan,” kata Sarmuji.

Menurut Sarmuji, pilihan politik Jokowi tetap menjadi hak pribadi mantan Presiden tersebut. Karena itu, Golkar tidak mempersoalkan keputusan Jokowi memilih PSI.

Jokowi Ungkap Status Kader PSI

Sementara itu, Jokowi mengungkap bahwa dirinya sudah menjadi anggota PSI sejak Oktober 2025. Ia menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI saat menghadiri kegiatan partai di Bandung.

Jokowi kemudian kembali menunjukkan KTA tersebut dalam kegiatan PSI di Kabupaten Bekasi. Ia menjelaskan alasan baru membuka status keanggotaannya kepada publik.

“Banyak yang bertanya, kok baru ditunjukkan sekarang? Ya kan suka-suka saya dong, kan ini kartu milik saya. Bahwa saya tunjukkan di Bandung dan Bekasi ini, karena momentumnya memang sekarang,” ujar Jokowi.

Alasan Jokowi Baru Tunjukkan KTA

Jokowi mengatakan dirinya tidak memiliki kewajiban untuk menunjukkan KTA sejak awal. Ia memilih mengungkapkannya ketika momentum politik dinilai tepat.

Dengan demikian, Jokowi baru membuka status keanggotaannya setelah hampir satu tahun bergabung dengan PSI.

Selain itu, pengurus PSI menyebut Jokowi akan mendapat posisi Ketua Dewan Pembina PSI. Rencana tersebut akan dikukuhkan dalam agenda partai pada November 2026.

Golkar Tanggapi Pilihan Politik Jokowi

Di sisi lain, Sarmuji menilai keputusan Jokowi masuk PSI tidak perlu dipersoalkan. Ia kembali menegaskan bahwa pilihan partai merupakan bagian dari hak politik setiap warga negara.

Sementara itu, keputusan Jokowi bergabung dengan PSI menambah dinamika politik nasional menjelang tahapan politik berikutnya.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *