Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sindiran Guntur Romli ke Jokowi soal KTA PSI: Ditanya Ijazah, Cukup Tunjukkan Kartu

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | Harian Merdeka — Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP) Mohamad Guntur Romli menyindir Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) setelah mantan presiden itu menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Guntur mempertanyakan langkah Jokowi yang membuka KTA PSI kepada publik. Menurut Guntur, Jokowi seharusnya menunjukkan dokumen yang berkaitan dengan polemik ijazah yang selama ini menjadi perdebatan publik.

Sindiran tersebut Guntur sampaikan setelah Jokowi memperlihatkan KTA PSI dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Guntur Singgung Polemik Ijazah

Guntur kemudian melontarkan sindiran melalui pernyataannya kepada wartawan.

“Mungkin besok-besok, kalau ditanya ijazah, cukup tunjukkan KTA. Tapi buat yg dungu saja,” kata Guntur, dikutip Senin (28/9/2026).

Pernyataan itu muncul dalam konteks polemik mengenai dokumen pendidikan Jokowi. Guntur sebelumnya juga menyampaikan agar Jokowi menunjukkan ijazah S1 dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Jokowi Tunjukkan KTA PSI

Sementara itu, Jokowi menunjukkan KTA PSI saat menghadiri Rakorda PSI Kota Bandung pada Sabtu (26/9/2026).

Jokowi menyatakan dirinya telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025. Ia mengatakan langkah tersebut untuk menjawab keraguan sejumlah pihak mengenai status keanggotaannya.

“Sudah setahun yang lalu. Banyak yang nggak percaya, sekarang saya buka saja kartu anggota saya ini,” kata Jokowi.

Jokowi juga menyebut dirinya telah menjadi bagian dari keluarga besar PSI. Ia kemudian memperlihatkan KTA tersebut kepada peserta Rakorda.

Dengan menunjukkan kartu tersebut, Jokowi menegaskan status keanggotaannya di PSI yang sebelumnya menjadi perhatian publik.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *