Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Menteri Lingkungan Hidup Dorong Publik Ambil Bagian Pulihkan Lapisan Ozon

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Kota Bekasi | rayacom.id

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengajak masyarakat ikut menjaga dan memulihkan lapisan ozon sebagai bagian dari upaya membangun Indonesia yang sehat, mandiri, dan kompetitif di tengah krisis iklim global.

Jumhur mengatakan pemulihan lapisan ozon menjadi bukti bahwa kerja sama internasional mampu mengatasi ancaman ekologis. Menurut dia, upaya tersebut sejalan dengan visi Asta Cita Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berwawasan lingkungan.

“Dunia sebenarnya memiliki satu bukti nyata bahwa kerja sama internasional mampu membalikkan ambang kehancuran ekologis. Ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden mendorong pertumbuhan ekonomi berwawasan lingkungan,” kata Jumhur di Bekasi, Rabu (16/9).

Pemulihan Lapisan Ozon Terus Berlanjut

Jumhur menjelaskan berbagai negara terus memperkuat upaya pemulihan lapisan ozon seiring perkembangan teknologi. Kemajuan tersebut membantu mengurangi penggunaan bahan perusak ozon (BPO) sekaligus menekan risiko paparan radiasi ultraviolet.

Sejumlah bahan seperti chlorofluorocarbon (CFC), hydrochlorofluorocarbon (HCFC), dan hydrofluorocarbon (HFC) menjadi perhatian dalam upaya pengendalian tersebut.

Menurut Jumhur, negara-negara memilih bekerja sama untuk mengurangi penggunaan bahan perusak ozon. Langkah itu menunjukkan bahwa masyarakat dunia dapat merespons persoalan lingkungan melalui kerja sama.

Data pemantauan ozon NASA menunjukkan luas maksimum harian lubang ozon di Antartika sempat mencapai 29,9 juta kilometer persegi pada 2000. Angka tersebut kemudian turun menjadi 22,4 juta kilometer persegi pada 2024.

“Tren penurunan ini diharapkan terus berlanjut sebagai pesan kuat bahwa kolaborasi global mampu mengatasi krisis lingkungan,” ucapnya.

Empat Langkah Jaga Lapisan Ozon dari Rumah

Jumhur mengajak masyarakat ikut menjaga lapisan ozon melalui sejumlah kebiasaan sederhana di rumah.

Pertama, masyarakat perlu merawat perangkat pendingin seperti AC dan kulkas secara berkala. Perawatan rutin dapat membantu menjaga kinerja peralatan sekaligus mengurangi risiko kebocoran refrigeran.

Kedua, masyarakat perlu memilih teknisi peralatan pendingin yang memiliki sertifikasi. Teknisi kompeten dapat memastikan proses perbaikan tidak menyebabkan gas refrigeran terlepas ke atmosfer.

Ketiga, masyarakat dapat menjadi konsumen cerdas dengan memilih perangkat pendingin berlogo bebas CFC/HCFC dan memiliki efisiensi energi yang baik.

Keempat, Jumhur mengimbau masyarakat mengatur suhu AC pada tingkat yang nyaman, yakni sekitar 24 derajat Celsius. Ia mengingatkan penggunaan suhu ekstrem, seperti 18 derajat Celsius, dapat meningkatkan konsumsi energi.

“Langkah-langkah tersebut sekilas terlihat sederhana. Namun, jika gerakan merawat AC ini dilakukan secara kolektif oleh puluhan juta keluarga di Indonesia, dampak kesejukan yang diberikan bagi masa depan bumi akan sangat luar biasa,” kata Jumhur. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *