Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Gubernur Banten Ikut Langsung Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | RAYACOM

Gubernur Banten Andra Soni ikut memantau pencarian jurnalis hilang di perairan Selat Sunda, Jumat (11/9/2026). Tim SAR mencari lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik di sekitar Gunung Anak Krakatau. Operasi SAR kini memasuki hari keempat.

Andra menegaskan Pemerintah Provinsi Banten akan terus mendukung operasi pencarian sesuai kewenangan dan kemampuan yang tersedia.

“Pemprov Banten akan terus mendukung sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang kami miliki. Kami ingin keluarga, tim SAR, relawan, dan teman-teman jurnalis yang bertugas di lapangan mendapatkan dukungan penuh,” ujar Andra, Jumat (11/9/2026).

Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas

Tim SAR kembali menyisir sejumlah perairan dan pulau yang belum mendapat pencarian maksimal.

Area tersebut meliputi Pulau Sertung, Pulau Panjang, Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga Legon Cabe.

Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengatakan tim memperluas area pencarian dengan membagi wilayah operasi ke dalam beberapa sektor.

“Memasuki hari keempat, kami memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, termasuk sektor khusus di sekitar lokasi yang menjadi perhatian,” kata Al Amrad.

Pada operasi Jumat, tim SAR membagi area pencarian menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus. Total wilayah pencarian mencapai sekitar 3.243,7 mil laut persegi.

Tim gabungan juga mengerahkan sejumlah kapal dan sarana SAR untuk menyisir wilayah perairan yang lebih luas di sekitar Selat Sunda.

Cuaca Jadi Perhatian Tim SAR

Selain memperluas wilayah, tim SAR terus memantau kondisi cuaca selama operasi berlangsung.

Cuaca di wilayah pencarian diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Angin bertiup dari tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10–20 knot.

Sementara itu, tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 2,5 meter.

Al Amrad berharap perluasan wilayah dan tambahan kekuatan pencarian dapat membantu tim menemukan titik terang keberadaan rombongan tersebut.

“Kami berharap perluasan area dan penambahan kekuatan unsur pencarian ini dapat memberikan titik terang,” jelasnya.

Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang Kontak

Lima pewarta foto bersama tiga awak kapal sebelumnya berangkat untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di kawasan perairan Selat Sunda.

Kelima jurnalis tersebut terdiri atas Muhammad Bagus Khoirunas dari ANTARA, Arie Basuki dari Merdeka.com, Donal Husni sebagai fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, serta Daus dari Anadolu.

Sementara itu, tiga awak kapal terdiri atas Warta selaku kapten, Surakman sebagai anak buah kapal, dan Heriyanto sebagai pemandu atau guide.

Rombongan tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9/2026). Hingga hari keempat, tim SAR masih melanjutkan pencarian di sejumlah sektor perairan Selat Sunda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *