Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Polisi Dalami Kasus Dugaan Keracunan di Restoran 88 SEOUL

Bagikan: Facebook X WhatsApp

BANDUNG | rayacom.id

Satreskrim Polrestabes Bandung menyelidiki dugaan keracunan yang dialami lebih dari 200 orang setelah menyantap makanan di restoran 88 SEOUL, 23 Paskal, Kota Bandung. Sejumlah pelanggan melaporkan kejadian tersebut setelah makan di restoran itu pada 3–4 Oktober 2026.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, penyidik masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui penyebab kejadian dan memastikan rangkaian peristiwa yang dialami para pelanggan.

“Kita melakukan penyelidikan,” ujar Anton saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

Polisi Datangi Restoran dan Periksa Korban

Sebagai bagian dari penyelidikan, petugas mendatangi restoran 88 SEOUL di kawasan 23 Paskal Bandung. Selain memeriksa lokasi, penyidik juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Polisi turut mendatangi beberapa orang yang diduga mengalami keracunan. Langkah ini bertujuan menggali informasi mengenai kondisi para pelanggan dan makanan yang mereka konsumsi sebelum mengalami keluhan.

“Kita sudah mendatangi tempat resto tersebut. Kita juga mendatangi beberapa korban yang diduga mengalami keracunan untuk didalami peristiwa tersebut,” kata Anton.

Melalui pemeriksaan saksi dan korban, polisi berupaya mengumpulkan keterangan untuk mendukung proses penyelidikan. Namun, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut belum disampaikan dalam keterangan yang tersedia.

88 SEOUL Hentikan Operasional Sementara

Sementara itu, manajemen 88 SEOUL menghentikan sementara operasional gerainya pada 7–8 Oktober 2026. Pihak restoran mengambil langkah tersebut setelah menerima laporan dari sejumlah pelanggan.

Operations General Manager 88 SEOUL, Daniel Yahya, menjelaskan bahwa penutupan sementara menjadi bagian dari evaluasi internal. Manajemen juga melakukan pembersihan dan sanitasi menyeluruh serta meninjau kembali proses kerja dan standar operasional gerai.

“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kehati-hatian untuk melakukan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh, serta evaluasi terhadap proses dan standar operasional di gerai,” ujar Daniel dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).

Evaluasi tersebut dilakukan di tengah penyelidikan polisi terhadap laporan dugaan keracunan. Hingga informasi ini disusun, penyebab kejadian masih menunggu hasil pendalaman pihak berwenang. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *