SERANG | rayacom.id
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memaparkan sejumlah capaian pembangunan Pemerintah Kabupaten Serang dalam sidang paripurna istimewa DPRD, Kamis (8/10/2026). Sidang tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kabupaten Serang.
Ratu menyebut usia lima abad sebagai momentum untuk melanjutkan pembangunan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat. Peringatan tahun ini mengusung tema “5 Abad Melangkah Bersama Menuju Serang Bahagia”.
“Lima abad bukan sekadar angka dan bukan pula seremoni semata. Lima abad adalah perjalanan panjang yang di dalamnya tersimpan keteguhan, pengorbanan, karya, doa, dan keteladanan,” katanya.
Capaian Kesehatan dan Pendidikan
Di sektor kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 559.770 jiwa. Pemkab Serang juga merehabilitasi empat puskesmas dan membangun satu puskesmas baru.
Selain itu, pemerintah menjalankan program pendampingan ibu hamil, penguatan gizi, dan penanganan stunting. Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Pada sektor pendidikan, Pemkab Serang memberikan beasiswa kepada 1.866 siswa sekolah dasar (SD) dan 1.228 siswa sekolah menengah pertama (SMP). Pemerintah juga memberikan beasiswa kepada 253 guru.
Sementara itu, insentif bagi 20.445 guru madrasah dan guru ngaji meningkat sebesar 50 persen. Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap tenaga pendidik dan pendidikan keagamaan.
Bantuan Usaha dan Penanganan Kemiskinan
Pemkab Serang turut menjalankan sejumlah program untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Pemerintah menyalurkan bantuan usaha ekonomi produktif sebesar Rp2,5 juta kepada masing-masing 1.396 warga.
Selain bantuan perorangan, pemerintah memberikan bantuan kepada 30 kelompok usaha bersama. Setiap kelompok menerima bantuan sebesar Rp15 juta.
Pemkab Serang juga menangani 2.400 rumah tidak layak huni pada 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat yang membutuhkan.
Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah memberikan sertifikasi keterampilan kepada 1.529 warga. Layanan pencarian dan penempatan kerja juga menjangkau 10.219 orang.
Menurut Ratu, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada satu sektor. Pemerintah juga mendorong penguatan koperasi, sektor nelayan, perlindungan lingkungan hidup, serta pembangunan infrastruktur.
Rekonstruksi Jalan dan Penerangan di 20 Kecamatan
Pada sektor infrastruktur, Pemkab Serang merekonstruksi dan merehabilitasi jalan kabupaten sepanjang 68 kilometer. Pemerintah juga merehabilitasi 13 jembatan untuk mendukung konektivitas antarwilayah.
Program penerangan jalan menjangkau 20 kecamatan. Pemerintah memasang 555 titik penerangan jalan umum (PJU) baru dan memelihara 1.025 unit lampu jalan.
Ratu menegaskan bahwa pembangunan harus menjangkau seluruh wilayah dan masyarakat Kabupaten Serang. Karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan bagi berbagai program daerah.
“Kami terus mengoptimalkan koordinasi dan sinergi dengan berbagai kementerian di pusat. Upaya ini dilakukan untuk membuka peluang dukungan pendanaan bagi program dan kegiatan di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Indikator Pembangunan Menunjukkan Perkembangan
Ratu juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Serang pada 2025. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat turun menjadi 8,73 persen.
Pada periode yang sama, angka kemiskinan mencapai 4,48 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,10.
Capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi pembangunan daerah. Pemerintah diharapkan terus menjaga kemajuan yang telah dicapai sekaligus memperkuat program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengatakan peringatan lima abad Kabupaten Serang harus menjadi momentum untuk mengevaluasi pembangunan dan menentukan arah kebijakan selanjutnya.
Menurut Bahrul, pemerintah perlu mempertahankan program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sebaliknya, program yang belum menghasilkan dampak signifikan perlu dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan warga.
Melalui momentum HUT ke-500 ini, evaluasi capaian dan penentuan prioritas pembangunan menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan Kabupaten Serang yang lebih sejahtera. (fin)