Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

APKLI Merah Putih dan Kemnaker Dorong Digitalisasi UKM Pedagang Kaki Lima

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, dan Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Merah Putih mendorong pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima (PKL) memperkuat pemanfaatan teknologi digital. Langkah ini bertujuan meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing usaha rakyat.

Ketua Umum DPP APKLI Merah Putih, dr. Ali Mahsun Atmo, M.Biomed., menyampaikan hal tersebut dalam program Podcast Indonesia Produktif bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. Diskusi berlangsung di Jakarta Timur pada Kamis (15/10/2026).

Rivai dari Direktorat Produktivitas Kemnaker memandu diskusi tersebut. Pembahasan mencakup tantangan dan peluang sektor usaha informal, mulai dari petani, nelayan, industri rumahan, hingga pedagang kecil.

Ketua Bidang Media Sosial dan Konten Digital DPP APKLI Merah Putih, Aan Dwi Puantoro, turut hadir bersama Yanti dari Departemen Media Sosial. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian organisasi terhadap pengembangan strategi komunikasi dan konten digital bagi pelaku UKM dan PKL.

Digitalisasi untuk Perluas Pasar UKM dan PKL

Ali Mahsun menegaskan bahwa APKLI Merah Putih ingin mendampingi pelaku UKM dan PKL agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ia berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas, mengembangkan bisnis, dan memperluas jangkauan pasar.

Menurut Ali, digitalisasi bukan sekadar pilihan. Pelaku usaha perlu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Digitalisasi adalah kunci pembuka pintu kesejahteraan yang lebih luas bagi UKM PKL di tanah air. Kita ingin memastikan ekonomi rakyat kecil tidak hanya mampu bertahan, tetapi memiliki daya saing tinggi di pasar digital,” ungkap Ali.

Ali telah bergiat memperjuangkan hak-hak ekonomi masyarakat kecil sejak 2011. Ia menilai penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan ekonomi.

Sinergi APKLI dan Kemnaker Tingkatkan Produktivitas

Kolaborasi APKLI Merah Putih dan Kemnaker melalui Podcast Indonesia Produktif diharapkan mendorong semangat pelaku usaha kecil untuk memanfaatkan teknologi. Selain itu, sinergi tersebut menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas dan kualitas hidup pekerja sektor informal.

APKLI Merah Putih juga mengarahkan perhatian pada peran usaha kecil dalam mendukung perekonomian nasional. Penguatan kemampuan digital diharapkan membantu pelaku usaha mempertahankan keberlangsungan bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.

Ali turut mengaitkan pengembangan UKM dan PKL dengan peluang bonus demografi pada 2030 serta target Indonesia menjadi negara maju pada 2045.

Melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi, APKLI Merah Putih mendorong ekonomi rakyat agar semakin produktif, berdaya saing, dan mampu berkembang di tengah perubahan pasar. (fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *