Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Hadiri 1001 Pasar Rakyat di Depok, Cak Imin Dorong UMKM Naik Kelas

Bagikan: Facebook X WhatsApp

DEPOK | rayacom.id

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengapresiasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Depok. Ia bahkan menyebut kegiatan tersebut mampu mengungguli CFD di kota-kota lain di Indonesia.

Cak Imin menyampaikan pujian itu saat menghadiri Piloting 1001 Pasar Rakyat X Car Free Day di Jalan Margonda, Depok, Minggu (1/11/2026).

“Car Free Day-nya mengalahkan seluruh kota-kota di Indonesia. Luar biasa. Saya sangat bangga dan bersyukur Depok semakin hari semakin tumbuh UMKM-nya,” kata Cak Imin.

Menurutnya, perkembangan Depok tidak terlepas dari kepemimpinan Wali Kota Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah. Ia melihat Depok semakin berkembang dan mulai menunjukkan identitas sebagai kota mandiri.

Cak Imin juga mengingatkan bahwa masyarakat sebelumnya kerap memandang Depok dan daerah sekitar Jakarta hanya sebagai kota penyangga.

“Dulu Depok dan sekitar DKI dianggap kota penyangga. Adanya tidak dianggap ada. Tidak dianggap kota yang mandiri,” ujarnya.

Namun, ia menilai kondisi tersebut mulai berubah di bawah kepemimpinan Supian Suri.

“Di bawah kepemimpinan Pak Supian, Depok mandiri menjadi kota yang luar biasa,” tegasnya.

CFD Jadi Ruang Ekonomi bagi UMKM

Cak Imin menilai CFD tidak hanya menjadi tempat masyarakat berolahraga. Kegiatan tersebut juga membuka ruang ekonomi bagi ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui kegiatan seperti 1001 Pasar Rakyat, para pedagang dapat menawarkan produk secara langsung kepada masyarakat. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah terus mengembangkan kegiatan yang mendukung ekonomi kerakyatan.

Meski demikian, Cak Imin mengingatkan pelaku UMKM agar tidak hanya mengejar jumlah pembeli. Mereka juga perlu meningkatkan mutu dan kualitas produk.

“UMKM harus naik kelas mutunya, UMKM harus berkualitas produk yang dijualnya,” ungkapnya.

Ia secara khusus meminta pedagang makanan memperhatikan komposisi bahan. Selain itu, pelaku usaha perlu mengurangi penggunaan gula secara berlebihan agar produknya lebih sehat bagi konsumen.

Usulkan Pengembangan Halal Street

Selain mendorong peningkatan kualitas produk, Cak Imin melihat Depok memiliki potensi ekonomi yang besar. Jumlah penduduk, perguruan tinggi, dan mahasiswa menjadi kekuatan untuk mengembangkan perekonomian daerah.

Ia pun mengusulkan pengembangan kawasan Halal Street sebagai pusat pemasaran produk UMKM. Gagasan tersebut terinspirasi dari kawasan Muslim Street di Tiongkok yang menjadi pusat perdagangan makanan halal.

Cak Imin optimistis konsep serupa dapat berkembang di Depok. Menurutnya, kawasan tersebut bisa membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Yang penting semua menopang UMKM, semua mendorong kemajuan, semua menuju penghasilan yang lebih baik, pendapatan yang lebih maju, masyarakat yang mandiri,” pungkasnya. (fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *