JAKARTA | rayacom.id
Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).
Jalur sepanjang 12,2 kilometer tersebut menjadi bagian dari pengembangan transportasi publik Jakarta. Kehadiran LRT ini diharapkan memperkuat konektivitas sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat di Jakarta dan sekitarnya.
Sebelum peresmian, Prabowo menerima laporan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengenai pembangunan dan rencana pengoperasian LRT Jakarta.
Pramono menjelaskan, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) membangun LRT tersebut dengan menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“LRT dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai ini panjangnya 12,2 kilometer, investasinya Rp12,1 triliun,” ujar Pramono.
Menurut Pramono, satu trainset LRT mampu mengangkut sekitar 270 penumpang. Setelah beroperasi penuh, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 80 ribu orang per hari.
Tarif LRT Jakarta Rp8 Selama Delapan Hari
Pemprov DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus untuk memperkenalkan layanan baru tersebut kepada masyarakat.
Selama delapan hari pertama setelah peresmian, masyarakat dapat menggunakan LRT Jakarta dengan tarif Rp8.
“Saya yakin dengan sosialisasi selama delapan hari ini, pasti masyarakat akan merasakan kenyamanan menggunakan LRT Jakarta ini,” kata Pramono.
Kebijakan tarif khusus tersebut menjadi bagian dari masa sosialisasi layanan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai kepada masyarakat.
Prabowo Soroti Integrasi Transportasi Jakarta
Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan hingga penyelesaian LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai.
Prabowo mengatakan perkembangan transportasi publik Indonesia berlangsung secara bertahap. Menurutnya, kehadiran berbagai moda transportasi modern di Jakarta menunjukkan perkembangan tersebut.
“Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan saya. Hari ini adalah hari yang membanggakan, bahwa bangsa kita terus teratur, mungkin tidak fantastis, tapi kita maju setapak demi setapak, demi setapak,” ujar Prabowo.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat beberapa tahun lalu mungkin belum membayangkan sistem transportasi seperti yang tersedia saat ini.
“Tadi dikatakan 5, 6 tahun yang lalu atau 10 tahun yang lalu, siapa mengira kita bisa punya sistem transportasi seperti sekarang,” lanjutnya.
Prabowo kemudian menyoroti Stasiun Manggarai yang menjadi titik pertemuan sejumlah moda transportasi. Kawasan tersebut terhubung dengan LRT, KRL, TransJakarta, Trans Jabodetabek, hingga kereta bandara.
“Ini di Manggarai ada LRT, ada KRL, ada TransJakarta, ada Trans Jabodetabek, kereta ke bandara. Ini menjadi transport hub,” kata Prabowo.
Prabowo Resmi Buka Operasional LRT
Setelah menyampaikan sambutan, Prabowo secara resmi meresmikan pengoperasian LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai.
“Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Rabu, 16 September 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai,” ucap Prabowo.
Dalam prosesi tersebut, Prabowo didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, serta Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin.
Pengoperasian jalur baru ini menjadi bagian dari pengembangan transportasi massal Jakarta dengan konsep konektivitas antarmoda.
Kehadiran LRT yang terhubung dengan KRL, TransJakarta, Trans Jabodetabek, dan kereta bandara di kawasan Manggarai memberikan pilihan perjalanan tambahan bagi masyarakat.
Selain memperluas jaringan transportasi massal, jalur Kelapa Gading–Manggarai juga menjadi bagian dari pengembangan sistem transportasi Jakarta yang terintegrasi dan terjangkau. (hmi)