Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Atasi Karhutla, Pemerintah Siapkan Anggaran Khusus Buka Lahan Tanpa Bakar

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Pemerintah menyiapkan anggaran khusus untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa membakar. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan langkah itu menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prasetyo menyampaikan rencana tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis. Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto telah meminta pemerintah membantu masyarakat yang membutuhkan alat berat untuk membuka lahan.

“Presiden sudah perintah juga, jika rakyat mau buka lahan, butuh alat berat, lebih baik lapor ke aparat, nanti dibantu, dan kita siapkan anggaran khusus,” kata Prasetyo.

Pemerintah Bahas Mitigasi Karhutla

Selain menyiapkan anggaran, pemerintah akan menggelar rapat terbatas (ratas) untuk membahas mitigasi karhutla. Pemerintah juga akan melibatkan sejumlah ahli dalam pembahasan tersebut.

Prasetyo mengatakan pemerintah ingin merumuskan langkah pencegahan agar karhutla tidak terus berulang setiap tahun.

“Hari ini rencana kita mau ratas mitigasi karhutla supaya tidak terus berulang setiap tahun. Semua sektor harus dimitigasi,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah tidak hanya fokus pada pemadaman. Upaya pencegahan juga akan menyasar penyebab kebakaran sejak dari sumbernya.

Edukasi Karhutla Masuk Kurikulum

Prasetyo menilai edukasi memiliki peran penting dalam mencegah karhutla. Pemerintah ingin masyarakat memahami risiko pembakaran lahan sejak usia dini.

Untuk mendukung langkah tersebut, pemerintah meminta materi pencegahan karhutla masuk dalam kurikulum muatan lokal. Selain itu, pemerintah mendorong materi serupa masuk dalam pendidikan agama.

“Kemarin sudah kita minta masuk ke kurikulum mulok (muatan lokal). Kita minta masuk juga ke pendidikan agama sejak dini. Segala cara harus ditempuh,” kata Prasetyo.

Selanjutnya, pemerintah juga memperkuat kesiapan peralatan untuk menghadapi karhutla. Prasetyo mengatakan pemerintah telah memesan pesawat model Beriev serta sejumlah peralatan pemadaman.

Pemerintah Tambah Peralatan Pemadam

Pemerintah juga telah membeli sekitar 2.000 unit truk pemadam kebakaran pada tahun sebelumnya. Menurut Prasetyo, armada tersebut kini membantu memenuhi kebutuhan penanganan kebakaran di berbagai wilayah.

“Untung tahun lalu kita sudah nekat beli truck pemadam kebakaran sekitar 2.000 unit dan terbukti sekarang banyak dan dibutuhkan,” kata Prasetyo.

Di sisi lain, pemerintah tetap mendorong masyarakat menggunakan cara yang aman saat membuka lahan. Pemerintah akan membantu warga yang membutuhkan alat berat agar mereka tidak memilih metode pembakaran.

Prasetyo menegaskan pencegahan harus menjadi prioritas karena pembakaran lahan dapat menimbulkan kerugian yang lebih besar.

“Intinya jangan buka lahan dengan bakar-bakar, kerugian kita lebih besar,” ujar Prasetyo.|(fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *