Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Survei Poltracking: Gerindra Unggul atas PDIP dalam Elektabilitas Agustus 2026

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Survei Poltracking Indonesia periode Agustus 2026 mencatat elektabilitas Partai Gerindra sebesar 23,2 persen. Dalam simulasi pilihan partai, PDIP berada di angka 11,6 persen, sedangkan Golkar mencapai 10,4 persen.

Poltracking menggelar survei pada 14–20 Agustus 2026. Survei tersebut melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi dengan wawancara tatap muka.

Peneliti Poltracking Indonesia Yoki Alvetro menjelaskan, survei menggunakan metode multistage random sampling. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Gerindra Catat Elektabilitas 23,2 Persen

Dalam simulasi bilik suara, Poltracking menanyakan pilihan responden terhadap partai politik atau calon anggota DPR RI.

Responden mendapat pertanyaan, “Jika Bapak/Ibu/Saudara saat ini datang ke TPS dan berada di dalam bilik suara, partai politik atau caleg DPR RI dari partai politik apa yang akan dipilih?”

Hasil simulasi menempatkan Gerindra dengan elektabilitas 23,2 persen.

“Masih unggul dibanding partai-partai lainnya yang mendukung pemerintahan saat ini,” sebut Yoki.

Selanjutnya, PDIP memperoleh 11,6 persen dan Golkar 10,4 persen. PKB berada di angka 6,2 persen, sedangkan Demokrat mencapai 6,1 persen.

Kemudian, NasDem mencatat 4,4 persen. PAN memperoleh 3,4 persen dan PKS 3,3 persen. Sementara itu, PSI mendapat 2,3 persen dan PPP 1,9 persen.

Elektabilitas Gerindra Berubah dalam Setahun

Poltracking juga mencatat perubahan elektabilitas Gerindra dalam sejumlah periode survei.

Pada Oktober 2025, Gerindra memperoleh 24,1 persen. Angka tersebut kemudian naik menjadi 26,1 persen pada Maret 2026.

Setelah itu, elektabilitas Gerindra berada di angka 25,9 persen pada Mei 2026. Angkanya turun menjadi 23,5 persen pada Juli dan kembali turun menjadi 23,2 persen pada Agustus 2026.

Dengan demikian, angka survei Agustus berada di bawah capaian Gerindra pada Oktober 2025 dan Maret 2026.

PDIP Catat Penurunan dalam Tren Survei

Sementara itu, data Poltracking menunjukkan elektabilitas PDIP turun dalam setiap periode pengukuran yang disebutkan.

Pada Oktober 2025, PDIP mencatat 15,7 persen. Kemudian angkanya turun menjadi 15,4 persen pada Maret 2026.

Penurunan berlanjut pada Mei 2026 dengan angka 14,4 persen. Selanjutnya, PDIP memperoleh 12,3 persen pada Juli 2026 dan 11,6 persen pada Agustus 2026.

Elektabilitas Golkar Capai 10,4 Persen

Golkar juga mengalami perubahan angka elektabilitas sepanjang periode survei.

Pada Oktober 2025, Golkar memperoleh 9,5 persen. Angka tersebut kemudian turun menjadi 9 persen pada Maret 2026.

Pada Mei 2026, elektabilitas Golkar naik tipis menjadi 9,2 persen. Setelah itu, angkanya meningkat menjadi 11,4 persen pada Juli 2026.

Namun, elektabilitas Golkar kembali turun menjadi 10,4 persen pada Agustus 2026.

Hasil tersebut merupakan gambaran pilihan responden dalam survei Poltracking Indonesia pada periode 14–20 Agustus 2026.(fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *