Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kemnaker: 81 Ribu Lowongan Kerja Masih Aktif di Karirhub

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | RAYACOM

Kabar baik bagi pencari kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat 81.171 lowongan kerja masih aktif di platform Karirhub per 4 September 2026.

Lowongan tersebut tersebar di 32.086 perusahaan. Posisi yang tersedia juga beragam sesuai kebutuhan dunia usaha.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan angka tersebut hanya menghitung lowongan yang masih terbuka dan dapat dilamar.

“Jumlah loker yang benar-benar masih aktif dan bisa dilamar adalah 81.171 lowongan per 4 September 2026, yang tersebar di 32.086 perusahaan,” ujar Cris dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Tidak Semua Lowongan Masih Aktif

Data Karirhub periode Januari hingga awal Agustus 2026 sebelumnya mencatat 310.591 lowongan kerja dalam sistem.

Namun, angka tersebut merupakan akumulasi seluruh lowongan yang pernah masuk. Karena itu, tidak semua posisi masih tersedia untuk pencari kerja.

Kemnaker pun mengingatkan pencari kerja agar mengecek status lowongan sebelum mengirim lamaran. Selain itu, pencari kerja perlu melihat kualifikasi, lokasi pekerjaan, dan batas waktu pendaftaran.

Dengan cara tersebut, pencari kerja dapat menghindari lamaran pada posisi yang sudah tidak tersedia.

Sesuaikan CV dengan Posisi yang Dilamar

Cris juga meminta pencari kerja lebih cermat saat memilih posisi. Menurut dia, pelamar perlu memastikan kemampuan dan pengalaman sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Selain itu, pencari kerja sebaiknya tidak menggunakan satu CV untuk semua posisi. Isi CV perlu disesuaikan dengan pekerjaan yang dituju.

“Para pencaker juga diharapkan menyesuaikan isi CV atau resume dengan posisi spesifik yang dituju agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” kata Cris.

Dengan CV yang lebih relevan, pelamar dapat menonjolkan pengalaman dan keterampilan yang sesuai dengan posisi. Langkah ini juga membantu perusahaan melihat kompetensi pelamar secara lebih jelas.

Waspadai Lowongan Kerja Bodong

Di sisi lain, pencari kerja perlu mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan perusahaan atau pemerintah.

Karena itu, masyarakat harus memastikan informasi rekrutmen berasal dari sumber resmi. Pelamar juga perlu berhati-hati jika ada pihak yang meminta uang dalam proses perekrutan.

Permintaan biaya administrasi, pendaftaran, pelatihan, seragam, atau keperluan lain patut dicermati. Pencari kerja sebaiknya tidak membayar pihak yang menjanjikan pekerjaan.

Selain itu, masyarakat perlu menjaga data pribadi. Jangan memberikan informasi sensitif kepada pihak yang tidak jelas identitas dan kewenangannya.

Belum Memenuhi Kualifikasi? Tingkatkan Kompetensi

Bagi pencari kerja yang belum memenuhi persyaratan perusahaan, Kemnaker menyediakan fasilitas peningkatan kompetensi melalui 21 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).

Pelatihan tersebut dapat membantu pencari kerja meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Kemnaker juga memfasilitasi pelatihan penyusunan CV dan simulasi wawancara kerja.

Dengan demikian, pencari kerja tidak hanya memiliki akses terhadap lowongan. Mereka juga dapat meningkatkan kemampuan sebelum mengikuti proses seleksi.

Masih tersedianya lebih dari 81 ribu lowongan kerja menjadi peluang bagi masyarakat. Namun, pencari kerja tetap perlu memilih posisi secara cermat dan menyiapkan dokumen lamaran sesuai kebutuhan perusahaan.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *