Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Mahasiswa Gelar Aksi Hari Tani di DPR, Konflik Agraria Jadi Sorotan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Aksi tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026.

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB mengusung tema “Menjemput Reforma Agraria” dalam aksi tersebut. Mereka membawa sejumlah tuntutan terkait konflik agraria, perlindungan petani, serta ruang hidup masyarakat.

Mahasiswa Soroti Konflik Agraria

BEM KM IPB menilai persoalan agraria masih berkaitan erat dengan kehidupan petani dan masyarakat. Karena itu, mahasiswa mendorong pemerintah dan DPR untuk memperkuat penyelesaian konflik agraria.

Dalam seruan aksinya, mahasiswa juga mempertanyakan posisi mereka sebagai bagian dari institusi pendidikan yang memiliki keterkaitan dengan sektor pertanian.

Mereka menyoroti kondisi ketika petani kehilangan tanah, konflik agraria terus berlangsung, dan ruang hidup masyarakat menghadapi tekanan.

Sekitar 50 Mahasiswa IPB Ikut Aksi

Perwakilan BEM KM IPB, Hilmy, mengatakan sekitar 50 mahasiswa IPB akan mengikuti aksi tersebut. Selain itu, mahasiswa dari sejumlah kampus dan elemen masyarakat sipil juga dijadwalkan bergabung.

“Kawan-kawan IPB rencana sampai di DPR RI sekitar jam 14.00 WIB, aksi berpusat di depan Gedung DPR RI,” kata Hilmy saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Sebelum menuju Jakarta, mahasiswa IPB berkumpul di Parkiran Gymnasium IPB, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hilmy menyebut rombongan mahasiswa akan berangkat dari Bogor menuju Gedung DPR RI pada Kamis. Aksi kemudian berpusat di kawasan depan kompleks parlemen.

“Mahasiswa IPB sekitar 50 massa, serta dari beberapa kampus sejauh ini, ada elemen masyarakat sipil juga,” ujarnya.

Lima Tuntutan Hari Tani Nasional

Dalam aksi bertema “Menjemput Reforma Agraria”, BEM KM IPB membawa lima tuntutan utama. Berikut tuntutan yang disampaikan mahasiswa:

  1. Mewujudkan reforma agraria pada sektor pertanian, kehutanan, dan kelautan.
  2. Menuntaskan konflik agraria dan memulihkan ruang hidup rakyat.
  3. Menghentikan represi dan kriminalisasi dalam konflik agraria.
  4. Memprioritaskan APBN untuk petani, nelayan, dan ekonomi rakyat.
  5. Membangun kedaulatan pangan tanpa merampas ruang hidup rakyat.

Kelima tuntutan tersebut mencakup isu reforma agraria, penyelesaian konflik, perlindungan masyarakat, kebijakan anggaran, dan kedaulatan pangan.

Aksi Bertepatan dengan Hari Tani Nasional

Aksi mahasiswa IPB berlangsung pada 24 September, bertepatan dengan Hari Tani Nasional. Momentum tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mengenai persoalan agraria dan kehidupan masyarakat.

Selain konflik agraria, mahasiswa juga mengaitkan tuntutan mereka dengan perlindungan petani dan nelayan serta pembangunan kedaulatan pangan.

Selanjutnya, mahasiswa IPB bersama peserta dari sejumlah kampus dan elemen masyarakat sipil dijadwalkan menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI.

Melalui aksi tersebut, BEM KM IPB mendorong pemerintah dan DPR memperhatikan tuntutan yang mereka bawa dalam momentum Hari Tani Nasional 2026. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *