Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Ahmad Doli Minta DPD II Golkar Tapteng Tak Terlibat Pemakzulan Masinton

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | RAYACOM

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung meminta DPD II Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Tengah tidak ikut menggulirkan wacana pemakzulan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Doli bahkan meminta pengurus Golkar Tapanuli Tengah mengurungkan niat tersebut jika benar mereka ikut mendorong pemakzulan. Menurutnya, kader partai harus mengutamakan kepentingan masyarakat dan menjaga stabilitas pemerintahan daerah.

“Saya sudah dengar dan sudah juga meminta kepada DPD II Partai Golkar di sana untuk membatalkan bila ada niat untuk melakukan pemakzulan terhadap Bupati Tapanuli Tengah,” kata Doli dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Ahmad Doli Minta Golkar Tapteng Utamakan Masyarakat

Doli menilai pengurus partai harus membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan. Karena itu, ia meminta kader Golkar tidak mengambil langkah politik yang justru dapat memperkeruh keadaan.

“Hal yang perlu dilakukan adalah terus berjuang membantu masyarakat mengatasi kesulitan di tengah situasi bangsa yang sedang menghadapi tantangan berat,” ujar Doli.

Selain itu, Doli mengajak seluruh elemen bangsa menjaga kebersamaan. Ia menilai situasi nasional membutuhkan kerja sama, bukan konflik politik yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Kita membutuhkan kebersamaan seluruh elemen bangsa,” ucapnya.

Doli juga mengingatkan kader Golkar agar mempertimbangkan dampak setiap keputusan. Menurutnya, kepentingan politik tidak boleh menjadi alasan untuk mengambil langkah yang merugikan masyarakat.

“Jadi, janganlah kita mengambil langkah-langkah yang kontraproduktif dan bisa mengganggu kebersamaan kita. Apalagi atas dasar alasan yang tidak jelas dan sangat politis,” ucap anggota Komisi II DPR itu.

Ketua Golkar Tapteng Beri Klarifikasi

Sementara itu, Doli menyebut Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Tengah Joneri telah menghubunginya.

Menurut Doli, Joneri memberikan klarifikasi terkait isu keterlibatan Golkar dalam wacana pemakzulan Masinton Pasaribu. Joneri, kata dia, membantah bahwa Partai Golkar ikut menggoyang kepemimpinan Bupati Tapanuli Tengah tersebut.

“Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Tengah, Joneri sudah menghubungi saya dan memberikan klarifikasi bahwa tidak benar Partai Golkar terlibat isu pemakzulan saudara Masinton,” imbuh Doli.

Dengan klarifikasi tersebut, Doli menegaskan posisi DPD II Golkar Tapanuli Tengah. Ia berharap isu tersebut tidak berkembang menjadi konflik politik yang lebih luas.

Pemakzulan Masinton Mencuat di DPRD Tapteng

Sebelumnya, wacana pemakzulan Masinton Pasaribu mencuat di DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah. Sejumlah fraksi disebut mendorong proses tersebut.

Fraksi yang disebut dalam isu itu antara lain NasDem, Golkar, Gerindra, PAN, dan PKB.

Namun, Doli menyatakan DPD II Golkar Tapanuli Tengah telah membantah keterlibatan partai dalam upaya pemakzulan tersebut.

Wacana itu muncul di tengah ketegangan antara pemerintah daerah dan DPRD Tapanuli Tengah. Kedua pihak sebelumnya menghadapi perbedaan pandangan terkait pengelolaan pemerintahan daerah.

Karena itu, Doli meminta seluruh pihak menahan diri dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Ia juga mendorong kader Golkar membantu pemerintah daerah menyelesaikan persoalan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Golkar Diminta Jaga Stabilitas Pemerintahan

Doli menilai stabilitas pemerintahan daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen politik. Selain itu, partai politik harus menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.

Dengan demikian, ia meminta kader Golkar Tapanuli Tengah menjaga komunikasi dengan seluruh pihak. Langkah tersebut penting agar perbedaan politik tidak berkembang menjadi konflik yang menghambat pemerintahan.

Doli juga menegaskan bahwa kader partai harus mengedepankan kepentingan publik. Karena itu, ia meminta semua pihak menghindari langkah yang dapat memperuncing ketegangan antara eksekutif dan legislatif di Tapanuli Tengah.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *