Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Wamendag: Indonesia Siap Sambut Koridor Kalimantan ACTS 2027

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom..id

Indonesia menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung pelaksanaan Koridor Kalimantan dalam skema ASEAN Customs Transit System (ACTS) yang pemerintah targetkan mulai berjalan pada 2027.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pemerintah perlu memastikan kesiapan infrastruktur sebelum menjalankan Koridor Kalimantan ACTS.

Selain itu, pemerintah perlu menyiapkan aspek hukum dan prosedur. Menurut Roro, ketiga aspek tersebut harus berjalan secara bersamaan agar sistem transit perdagangan dapat bekerja secara efektif.

“Terkait hal ini, kami ingin menekankan pentingnya memastikan tersedianya infrastruktur yang diperlukan, serta kesiapan aspek hukum dan prosedural, guna mendukung kelancaran pelaksanaan Koridor Kalimantan ACTS,” kata Roro dalam Pertemuan ke-40 Dewan AFTA di Manila, Filipina, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Indonesia Siapkan Infrastruktur ACTS

Roro mengatakan pemerintah terus menyiapkan kebutuhan nasional sebelum menjalankan Koridor Kalimantan ACTS.

Karena itu, pemerintah memetakan kebutuhan infrastruktur yang mendukung sistem transit perdagangan. Pemerintah juga menyiapkan kerangka hukum dan prosedur yang akan mengatur pelaksanaannya.

Menurut Roro, kesiapan tersebut akan membantu pemerintah menjalankan Koridor Kalimantan ACTS secara efektif pada 2027.

Selanjutnya, pemerintah akan memastikan berbagai kebutuhan pendukung mengikuti tahapan implementasi yang telah direncanakan.

Wamendag Hadiri Pertemuan Dewan AFTA

Roro menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri Pertemuan ke-40 Dewan AFTA di Manila pada Sabtu (19/9/2026).

Pertemuan itu membahas perkembangan perdagangan barang antarnegara ASEAN. Para peserta juga membahas berbagai langkah untuk memperkuat agenda perdagangan kawasan.

Dalam forum tersebut, Roro bersama para Menteri Ekonomi ASEAN mendorong badan sektoral di bawah koordinasi Dewan AFTA menjalankan Strategic Action Plan Trade in Goods (TIG-SAP) 2026-2030 sesuai jadwal.

Rencana aksi tersebut mendorong negara-negara ASEAN memperkuat fasilitasi perdagangan barang.

Selain itu, negara-negara ASEAN terus meningkatkan penerapan berbagai kesepakatan perdagangan di kawasan.

ASEAN Dorong Implementasi Upgraded ATIGA

Pada kesempatan yang sama, para Menteri Ekonomi ASEAN mendorong Declaration on the Provisional Application of the Second Protocol to Amend ATIGA beserta lampirannya.

Deklarasi tersebut menindaklanjuti mandat Leaders’ Statement on the Response to the Middle East. Para pemimpin ASEAN menyepakati pernyataan tersebut dalam KTT ASEAN ke-48 pada 8 Mei 2026 di Cebu, Filipina.

Melalui deklarasi itu, negara-negara ASEAN menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi Upgraded ATIGA.

Langkah tersebut bertujuan memperlancar aktivitas perdagangan barang antarnegara ASEAN. Selain itu, negara-negara anggota ASEAN ingin memperkuat fasilitasi perdagangan intra-ASEAN.

Koridor Kalimantan ACTS Ditargetkan Berjalan 2027

Sementara itu, Indonesia terus menyiapkan infrastruktur, aspek hukum, dan prosedur untuk mendukung Koridor Kalimantan ACTS.

Pemerintah berharap seluruh persiapan tersebut dapat mendukung penerapan sistem transit perdagangan sesuai mekanisme yang disepakati.

Dengan persiapan tersebut, Indonesia menargetkan kesiapan nasional yang memadai ketika Koridor Kalimantan ACTS mulai berjalan pada 2027. (zim/hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *