Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Anggota Polri Tewas Ditembak di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Rekan Dinas Jadi Tersangka

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGSEL | rayacom.id

Seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berinisial Bharatu LVVL tewas dalam insiden penembakan di Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud), Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (16/10/2026).

Polda Metro Jaya telah menetapkan seorang anggota Polri berinisial AR sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Saat ini, AR ditahan di Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya anggota Ditpolairud itu.

“Kami menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya anggota Ditpoludara Bharatu LVVL dalam peristiwa penembakan tersebut,” kata Budi, dikutip dari Antara, Minggu (18/10/2026).

Penyidik Dalami Kronologi dan Motif

Penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami rangkaian kejadian yang menyebabkan Bharatu LVVL meninggal dunia. Pemeriksaan tersebut bertujuan mengungkap kronologi penembakan, termasuk dugaan motif di balik insiden itu.

Meski telah menetapkan AR sebagai tersangka, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memperjelas bagaimana peristiwa tersebut terjadi.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan akuntabel. Adapun informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penyidikan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta yang telah terverifikasi.

Penanganan Kasus Jadi Perhatian

Insiden penembakan di lingkungan markas kepolisian ini menjadi perhatian karena melibatkan sesama anggota Polri dan menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Pengusutan perkara tidak hanya menyangkut penetapan tersangka. Penyidik juga perlu mengungkap kronologi secara utuh, memastikan motif berdasarkan bukti, serta mendalami pertanggungjawaban hukum pihak yang terlibat.

Publik kini menantikan hasil penyidikan Polda Metro Jaya untuk memperoleh kejelasan mengenai peristiwa yang merenggut nyawa Bharatu LVVL tersebut. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *