JAKARTA | rayacom.id
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, TB Hasanuddin, mendesak aparat berwenang mengusut tuntas kematian perwira Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Letda Inf Jihad Ahmad Al-Rasyid.
Ia meminta aparat menjalankan penyelidikan secara profesional, objektif, dan transparan. Menurutnya, penyelidikan menyeluruh diperlukan untuk mengungkap kronologi serta penyebab pasti kematian Letda Jihad.
TB Hasanuddin berharap aparat mengungkap seluruh fakta berdasarkan bukti. Langkah tersebut penting untuk mencegah spekulasi dan keresahan di tengah masyarakat.
“Saya turut berduka cita atas meninggalnya Letda Inf Jihad Ahmad Al-Rasyid. Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius, dan saya berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” kata TB Hasanuddin kepada Harian Merdeka, Kamis (29/10/2026).
TB Hasanuddin menegaskan bahwa aparat harus mengutamakan fakta dan bukti dalam setiap tahapan penyelidikan. Ia meminta penyidik tidak mendasarkan kesimpulan pada asumsi atau dugaan yang belum terverifikasi.
Ia juga meminta aparat menindaklanjuti setiap indikasi pelanggaran atau tindak pidana yang muncul selama penyelidikan. Jika bukti menunjukkan adanya pelanggaran hukum, aparat harus memprosesnya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya meminta agar penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan untuk memastikan kronologi serta penyebab kematian yang sebenarnya. Apabila ditemukan unsur pelanggaran atau tindak pidana, proses hukum harus dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
TB Hasanuddin Minta TNI Sampaikan Informasi Akurat
TB Hasanuddin mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian Letda Jihad sebelum aparat mengumumkan hasil penyelidikan resmi.
Menurutnya, spekulasi tanpa dukungan fakta dapat memicu kesimpangsiuran informasi. Karena itu, ia meminta institusi TNI menyampaikan informasi yang akurat, jelas, dan sesuai hasil pemeriksaan.
“Kita tidak boleh berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi disampaikan. Di sisi lain, institusi TNI juga perlu memastikan bahwa informasi yang akurat disampaikan kepada publik agar tidak menimbulkan simpang siur dan keresahan di masyarakat,” katanya.
Ia menilai keterbukaan informasi memegang peranan penting dalam penanganan kasus tersebut. Penyampaian perkembangan penyelidikan secara tepat dan bertanggung jawab dapat membantu masyarakat memahami proses yang sedang berjalan.
Selain itu, keterbukaan informasi dapat menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. Langkah tersebut juga menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani persoalan yang menyangkut keselamatan personel militer.
TB Hasanuddin Tekankan Hak Keluarga Korban
TB Hasanuddin menegaskan bahwa aparat harus memprioritaskan pengungkapan kebenaran dalam penyelidikan kematian Letda Jihad Ahmad Al-Rasyid. Ia juga meminta pihak berwenang menghormati hak keluarga korban selama proses penanganan perkara.
Menurutnya, penyelidikan tidak cukup hanya mengungkap kronologi kejadian. Aparat juga perlu memastikan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum berdasarkan bukti yang ditemukan.
Jika penyelidikan membuktikan adanya pihak yang bertanggung jawab, aparat harus menjalankan proses hukum secara adil sesuai peraturan perundang-undangan.
“Yang terpenting, kebenaran harus diungkap, hak keluarga korban harus dihormati, dan setiap pihak yang terbukti bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum,” tegasnya.
TB Hasanuddin berharap penyelidikan yang objektif dan akuntabel dapat mengungkap penyebab kematian Letda Jihad secara jelas. Hasil resmi penyelidikan juga diharapkan memberikan kepastian kepada keluarga korban sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat.(hmi)