SERANG | rayacom.id
Creative Democracy Center (CDC) menggelar dialog interaktif bertajuk “Menguji Fiskal Kab. Serang: Antara Pendapatan Daerah dan Arah Pembangunan” untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kabupaten Serang. Kegiatan tersebut berlangsung di Leadegh Caffe, Sabtu (10/10/2026).
Forum ini mengangkat isu pengelolaan fiskal daerah, optimalisasi pendapatan, serta arah pembangunan Kabupaten Serang. Momentum lima abad juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan dan mendorong kebijakan yang transparan serta sesuai kebutuhan publik.
Dialog Bahas Pendapatan dan Arah Pembangunan
Sejumlah narasumber hadir dalam dialog tersebut, yakni Dr. H. Bahrul Ulum, S.Ag., M.AP., M.M.; Ketua DPRD Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha, S.H., M.H., M.Si.; Kepala BAPENDA Kabupaten Serang Devid Hermawan, S.T., M.M.; serta tokoh muda Banten, Bang Gaos (BG).
Para narasumber membahas hubungan antara pendapatan daerah, kebijakan anggaran, dan prioritas pembangunan. Diskusi ini menyoroti cara pemerintah daerah mengoptimalkan pendapatan sekaligus memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, forum tersebut menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Partisipasi masyarakat juga memegang peranan penting untuk mengawal kebijakan publik agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan daerah.
CDC Dorong Partisipasi Pemuda
Ketua Pelaksana, Sahrul Ramadhan, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bagian dari perayaan HUT ke-500 Kabupaten Serang. Ia menyebut dialog tersebut sebagai bentuk partisipasi pemuda dalam membangun budaya diskusi yang kritis, konstruktif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Peringatan 500 tahun Kabupaten Serang harus menjadi momentum refleksi bersama. Kita tidak cukup hanya merayakan panjangnya perjalanan sejarah, tetapi juga perlu berani mendiskusikan bagaimana daerah ini mengelola pendapatannya, menentukan prioritas anggaran, dan memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Sahrul.
Ia berharap dialog terbuka dapat mendorong masyarakat untuk mengawasi kebijakan publik secara kritis dan bertanggung jawab. Dengan begitu, pemerintah daerah dan masyarakat dapat membangun komunikasi yang lebih baik dalam menentukan arah pembangunan.
Fiskal Daerah Harus Berdampak bagi Masyarakat
Founder sekaligus Direktur Eksekutif CDC, Idan Wildan, menegaskan pentingnya dialog publik untuk mempertemukan pemangku kebijakan, kalangan pemuda, dan masyarakat dalam membahas persoalan strategis daerah.
Menurut Idan, pembahasan fiskal tidak cukup hanya berfokus pada besarnya pendapatan atau anggaran. Pemerintah juga perlu memperhatikan ketepatan prioritas, kualitas pelaksanaan program, serta dampak pembangunan bagi masyarakat.
“Lima abad Kabupaten Serang harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif bahwa pembangunan membutuhkan partisipasi publik. Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memiliki ruang untuk memahami, mempertanyakan, dan mengawal arah kebijakan daerah,” ungkap Idan.
Ia menambahkan, CDC berkomitmen menghadirkan ruang dialog yang mendorong demokrasi, keterbukaan, dan pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
CDC Harapkan Dialog Berkelanjutan
Melalui kegiatan ini, CDC berharap dialog publik dapat berkembang menjadi tradisi berkelanjutan dalam kehidupan demokrasi di Kabupaten Serang. Karena itu, peringatan HUT ke-500 tidak hanya menjadi perayaan sejarah, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi pembangunan dan merumuskan harapan bagi masa depan daerah.
Tentang Creative Democracy Center
Creative Democracy Center (CDC) merupakan wadah yang mendorong penguatan demokrasi, partisipasi publik, serta diskusi kritis mengenai persoalan sosial dan kebijakan publik. Melalui dialog, kajian, dan kegiatan partisipatif, CDC berupaya memperluas keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal pembangunan daerah. (fin)