Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Menperin Tambah Hari Pelayanan Publik Jadi Dua Kali Seminggu

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji meminta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menambah jadwal Hari Pelayanan Publik menjadi dua kali dalam sepekan. Langkah ini bertujuan memperluas kesempatan konsultasi bagi masyarakat dan pelaku industri.

Sarmuji menyampaikan permintaan tersebut saat meninjau Unit Pelayanan Publik Kemenperin di Jakarta, Kamis (8/10/2026). Dalam kunjungan itu, ia meninjau fasilitas konsultasi dan ruang tunggu yang digunakan masyarakat serta pelaku industri.

Menurut Sarmuji, peningkatan kualitas pelayanan tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas yang memadai. Kemenperin juga perlu menyederhanakan proses kerja dan mempercepat penyelesaian layanan.

“Pelayanan publik, baik perizinan maupun konsultasi, sudah menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Namun, bagi saya, baik saja kadang tidak cukup,” kata Sarmuji.

Hari Pelayanan Publik Diusulkan Dua Kali Seminggu

Selama ini, Kemenperin menggelar Hari Pelayanan Publik setiap Kamis. Sarmuji mengusulkan penambahan satu hari pelayanan, misalnya Selasa, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak waktu untuk berkonsultasi.

“Selama ini kita memiliki Hari Pelayanan Publik setiap Kamis. Saya minta agar tidak hanya satu hari dalam seminggu, tetapi bisa menjadi dua hari, misalnya Selasa dan Kamis,” ucap Sarmuji.

Selain memperluas akses konsultasi, Sarmuji menekankan pentingnya kecepatan dalam memberikan layanan. Menurut dia, kecepatan menjadi salah satu faktor yang menentukan daya saing industri.

“Sekarang industri yang besar pun bisa kalah dengan industri yang cepat. Kita sebagai fasilitator dan akselerator harus mampu mendorong industri bergerak lebih cepat lagi,” ujarnya.

Kapasitas Konsultasi Industri Meningkat

Data Kemenperin menunjukkan kapasitas konsultasi tatap muka meningkat lebih dari lima kali lipat. Pada Februari 2024, kapasitas layanan mencapai maksimal 25 perusahaan per hari.

Sejak Maret 2024, kapasitas tersebut meningkat menjadi maksimal 130 perusahaan per hari. Peningkatan ini memperluas kesempatan perusahaan untuk memperoleh informasi dan konsultasi secara langsung.

Kemenperin juga mencatat kenaikan Indeks Pelayanan Publik. Nilainya mencapai 4,51 pada 2024, kemudian naik menjadi 4,58 pada 2025. Capaian tersebut memperoleh predikat pelayanan prima.

Konsultasi Tersedia melalui Tiga Kanal

Kemenperin menyediakan konsultasi melalui tiga kanal, yakni tatap muka, WhatsApp, dan surat elektronik. Data Juli 2026 mencatat 3.077 konsultasi melalui WhatsApp.

Pada periode yang sama, layanan tatap muka mencatat 2.188 konsultasi. Sementara itu, konsultasi melalui surat elektronik mencapai 617 layanan.

Data tersebut menunjukkan pemanfaatan kanal digital turut mendukung pelayanan kepada masyarakat dan pelaku industri. Dengan rencana penambahan jadwal, Kemenperin diharapkan dapat memperluas akses konsultasi sekaligus mempercepat penyelesaian kebutuhan layanan. (fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *