Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

DPRD Bandung Apresiasi Aplikasi INTI KRESNA Polrestabes untuk Deteksi Dini Kamtibmas

Bagikan: Facebook X WhatsApp

BANDUNG | rayacom.id

DPRD Kota Bandung mengapresiasi inovasi digital Polrestabes Bandung, Polda Jawa Barat, melalui peluncuran aplikasi INTI KRESNA. Aplikasi ini diharapkan memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi memimpin peluncuran aplikasi tersebut di Aula Mapolrestabes Bandung. Selain jajaran kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung dan sejumlah pemangku kepentingan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung Toni Wijaya menilai INTI KRESNA sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan aparat. Menurutnya, sistem informasi terintegrasi dapat membantu petugas mengenali potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Aplikasi INTI KRESNA menjadi langkah positif dalam meningkatkan efektivitas deteksi dini. Melalui dukungan sistem informasi yang terintegrasi, potensi kerawanan kamtibmas di Kota Bandung dapat diidentifikasi dan ditangani secara cepat, tepat, serta terkoordinasi,” kata Toni, Selasa (13/10/2026).

Lebih lanjut, Toni menilai inovasi tersebut tidak hanya membantu tugas operasional dan intelijen kepolisian. Aplikasi ini juga berpotensi meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warga Kota Bandung.

Namun, menurut Toni, teknologi saja tidak cukup untuk menjaga keamanan wilayah. Sebaliknya, kepolisian juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.

Karena itu, ia mendorong seluruh pihak memperkuat koordinasi serta komunikasi dengan warga. Dengan demikian, penggunaan teknologi modern dapat berjalan seiring dengan kedekatan antara Polri dan masyarakat.

INTI KRESNA Perkuat Deteksi Dini Keamanan

Polrestabes Bandung merancang aplikasi INTI KRESNA untuk mendukung pengelolaan informasi intelijen. Sistem ini mengedepankan prinsip komprehensif, rahasia, efektif, sinergi, nyata, dan akuntabel.

Melalui aplikasi tersebut, Polrestabes Bandung bersama Forkopimda Kota Bandung berupaya meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.

Selain memperkuat deteksi dini, kolaborasi antarlembaga juga diharapkan mempercepat respons terhadap berbagai potensi kerawanan. Pada akhirnya, upaya tersebut bertujuan menjaga Kota Bandung tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *