Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Fasilitas Atlet Dikeluhkan, Kota Bogor Dinilai Belum Layak Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026

Bagikan: Facebook X WhatsApp

BOGOR | rayacom.id

Ketua Pemuda Nasional Bogor, Galih Rafsanjani, mengkritik fasilitas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 di Kota Bogor. Ia menilai sejumlah venue belum memberikan kenyamanan yang memadai bagi atlet, terutama terkait suhu udara yang panas di area pertandingan.

Galih menyebut kondisi tersebut berpotensi mengganggu konsentrasi, performa, hingga kesehatan atlet. Menurutnya, penyelenggara harus memastikan seluruh fasilitas pertandingan memenuhi standar kenyamanan dan keselamatan.

” Kami sangat menyayangkan PORPROV JABAR tahun ini tidak memberikan kenyamanan kepada para atlet yang bertanding. Keluhan mengenai venue yang kepanasan di Kota Bogor harus segera direspons oleh pihak penyelenggara. Kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan atlet harus menjadi prioritas utama,” ujar Galih Rafsanjani dalam keterangan tertulis, Jumat (6/11).

Galih Kritik Kelayakan Venue Porprov Jabar

Galih menilai ajang olahraga tingkat provinsi seharusnya menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Namun, persoalan fasilitas dasar justru berpotensi menghambat pencapaian mereka.

Ia bahkan mempertanyakan kesiapan Kota Bogor sebagai tuan rumah Porprov Jabar 2026. Menurut Galih, penyelenggara perlu memastikan seluruh venue memenuhi kebutuhan atlet sebelum dan selama kompetisi berlangsung.

“Kota Bogor tidak pantas jadi tuan rumah Porprov Jawa Barat 2026 jika fasilitas dasar bagi para atlet saja diabaikan seperti ini,” tegasnya.

Pemuda Nasional Desak Evaluasi Venue

Menanggapi keluhan tersebut, Pemuda Nasional mendesak Panitia Besar (PB) Porprov Jabar dan pemerintah daerah terkait segera mengevaluasi fasilitas pertandingan.

Galih secara khusus meminta penyelenggara memeriksa sistem sirkulasi udara dan pendingin di seluruh venue Kota Bogor. Langkah tersebut dinilai penting agar kondisi tempat pertandingan tidak mengganggu performa atlet selama kompetisi.

Selain itu, Pemuda Nasional mendorong peningkatan standar kelayakan venue olahraga untuk penyelenggaraan ajang sebesar Porprov. Dengan begitu, penyelenggara dapat menjaga kenyamanan dan keselamatan atlet sekaligus mempertahankan kualitas kompetisi olahraga Jawa Barat.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *