Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Menteri PKP Maruarar Sirait Borong Jutaan Genteng UMKM Lokal untuk MBR

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengumumkan pelaksanaan Program Gentengisasi yang merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut bertujuan mengganti atap rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang masih menggunakan seng. Penggantian ini diharapkan dapat membuat kondisi rumah lebih nyaman karena atap seng cenderung terasa panas.

Maruarar menyampaikan program tersebut dalam konferensi pers Update Program Prioritas serta Percepatan Penyediaan Hunian Layak dan Terjangkau bersama Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Genteng Dipasok UMKM Lokal

Maruarar menjelaskan, pengadaan genteng dilakukan secara bertahap dengan melibatkan sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Plered dan Majalengka.

Pengiriman dalam skala besar ditargetkan mulai berlangsung pada Oktober dan November 2026.

“Mohon doanya, bulan Oktober dan bulan November kami akan melakukan pengiriman. Di Majalengka itu November minimal 2 juta genteng, kemudian di Plered sekitar 500 genteng,” ujar Maruarar.

Ia menambahkan, pemerintah juga mendorong pembinaan UMKM dan pemenuhan sertifikasi keandalan dari Kementerian Perindustrian. Syarat tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas produk yang diterima masyarakat.

Menurut Maruarar, pemberdayaan UMKM harus dilakukan melalui peningkatan kapasitas usaha. Pesanan pemerintah, kata dia, tetap harus memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Kementerian PKP Gandeng BRI

Untuk mendukung pengadaan genteng, Kementerian PKP menjalin kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kerja sama tersebut mencakup dukungan pendanaan bagi para pengrajin.

Dari sisi logistik, Maruarar memperkirakan pengiriman dua juta genteng dari Majalengka membutuhkan sekitar 600 armada truk.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan secara detail selama pelaksanaan program. Selain itu, Maruarar menyatakan perlunya sikap tegas dalam menghadapi tantangan birokrasi internal yang ia sebut sebagai deep state.

“Saya kebetulan tidak kompromi soal deep state ini, kalau mau ikut, ikut, kalau enggak ya enggak apa-apa,” tegas Maruarar.

Program Gentengisasi diharapkan tidak hanya mendukung penyediaan hunian yang lebih layak bagi MBR, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM lokal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi standar kebutuhan pemerintah. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *