Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Mendagri: Penghargaan Jadi Pengingat Pemda untuk Beri Layanan Terbaik

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan ajang penghargaan bagi pemerintah daerah menjadi pengingat agar Pemda terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui ajang tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga memberikan insentif berupa bantuan pemerintah. Pemda dapat menggunakan insentif itu untuk memperkuat penanganan bencana di wilayah masing-masing.

“Buat tambahan, bukan untuk pribadi tapi nanti kita kirim ke rekening daerah masing-masing bisa digunakan. Tadi saya lihat banyak yang di daerah Flores yang dapat, bisa digunakan juga untuk tangani bencana,” kata Tito dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku-Nusa Tenggara di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Tito menjelaskan, insentif tersebut melengkapi tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang sebelumnya diberikan Presiden Prabowo Subianto untuk penanganan bencana.

Menurut Tito, tambahan BTT untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) dan delapan kabupaten di Pulau Flores mencapai Rp200 miliar. Nilai tersebut dua kali lipat dari usulan awal Kemendagri.

“Jadi Pak Melki [Gubernur NTT] kayaknya dompetnya tebel juga sekarang ini, untuk bantu bencana,” tutur Tito.

Selain penanganan gempa, Kemendagri juga mengusulkan tambahan BTT bagi daerah yang menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Presiden menyetujui usulan tersebut. Pemerintah kemudian mentransfer Rp760 miliar untuk empat provinsi di Kalimantan dan tiga provinsi di Sumatera.

“Untuk penanganan karhutla, ya. Ini kami laporkan juga kepada Bapak Jumhur [Menteri Lingkungan Hidup]. Jadi daerah kita perkuat Pak untuk biayanya dan anggarannya, Pak,” terang Tito.

Empat Kategori Penghargaan

Tito berharap pemerintah daerah yang belum menerima penghargaan dapat meningkatkan kinerja dan kembali mengikuti ajang tersebut pada kesempatan berikutnya.

Pada putaran kali ini, Kemendagri memberikan apresiasi dalam empat kategori. Kategori tersebut meliputi akses dan kualitas layanan kesehatan, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, program tiga juta rumah, serta pengelolaan sampah dan Indonesia ASRI.

Kemendagri membagi Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi dalam enam regional. Regional tersebut mencakup Sumatera, Kalimantan, Jawa-Bali, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara, dan Papua.

“Bagi rekan-rekan yang belum beruntung, ya semoga bisa terpancing lah dengan adanya award ini. Karena award ini enggak hanya ngasih piala, tapi juga memberikan insentif fiskal,” tutup Tito.(fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *