Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kunjungi Jayapura, Menko AHY Sebut Infrastruktur Kunci Kesejahteraan Papua

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAYAPURA | rayacom.id

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mengawal pembangunan infrastruktur di Papua.

Menurut AHY, kolaborasi tersebut penting untuk mengatasi tantangan pembangunan, membuka akses ekonomi, dan memastikan Papua terus mengejar ketertinggalan pembangunan.

AHY menyampaikan hal itu saat tiba di Jayapura bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dan jajaran Kemenko Infrastruktur, Kamis (17/9/2026). Gubernur Papua Mathius Fakhiri, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, dan Bupati Jayapura Yunus Wonda menyambut kedatangan rombongan.

“Tentu ini semua juga dalam sebuah itikad, sebuah spirit karena Papua tidak boleh tertinggal dibandingkan saudara-saudara ataupun masyarakat Indonesia lainnya dan pembangunan ekonomi, pembangunan infrastructure juga salah satu faktor penting untuk memastikan keamanan, stabilitas dan kesejahteraan masyarakat yang kita harapkan semakin baik ke depan,” kata AHY.

Pemerintah Pusat Kawal Infrastruktur Papua

AHY mengatakan para gubernur di wilayah Papua sebelumnya telah menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan infrastruktur dasar kepada pemerintah pusat di Jakarta.

Karena itu, menurut AHY, pemerintah pusat perlu melakukan pengawasan secara berkelanjutan. Langkah tersebut bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

“Kita ingin menghubungkan antar wilayah, antar kabupaten kota dan juga pada akhirnya ini akan memajukan ekonomi masyarakat, meningkatkan potensi yang selama ini mungkin sudah ada,” ujar AHY.

AHY mencontohkan rencana peningkatan kualitas jalan yang menghubungkan Jayapura dan Wamena. Menurutnya, konektivitas darat tersebut dapat membantu aktivitas ekonomi masyarakat.

“Tadi juga di dalam kita berbicara, kalau saja misalnya jalan antara Jayapura dan Wamena benar-benar terhubung aspal, ini akan sangat membantu aktivitas ekonomi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, daya beli, dan lain-lain sehingga akhirnya kehidupan semakin baik,” katanya.

Konektivitas Papua Tak Hanya Jalan Darat

Selain pembangunan jalan, AHY menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu berjalan bersama penguatan kualitas SDM.

AHY juga menyoroti konektivitas maritim untuk menekan biaya logistik di Papua. Pemerintah, lanjut dia, perlu mengoptimalkan penerbangan perintis untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Pemerintah akan membahas berbagai agenda tersebut melalui forum resmi bersama para pimpinan daerah di Papua.

“Dan besok insyaallah kita akan menggelar sebuah rapat koordinasi yang menghadirkan para pemimpin, para gubernur, wakil gubernur atau para bupati dan wali kota yang juga bisa hadir dalam rangka membahas pembangunan infrastruktur dan konektivitas di wilayah Papua,” pungkas AHY.

Ia menyebut Papua saat ini terdiri atas enam provinsi dan 42 kabupaten/kota. Pemerintah pusat dan daerah, kata AHY, perlu terus mengawal pembangunan di seluruh wilayah tersebut.(fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *