Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Dimyati Ajak Warga Banten Salurkan Zakat melalui BAZNAS

Bagikan: Facebook X WhatsApp

KOTA SERANG | rayacom.id

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS.

Menurut Dimyati, penyaluran melalui lembaga resmi dapat memperkuat transparansi pengelolaan dana umat. Selain itu, dana tersebut dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ajakan itu disampaikan Dimyati saat menghadiri sosialisasi pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL). BAZNAS Provinsi Banten menggelar kegiatan tersebut di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, Rabu (23/9/2026).

Dimyati Dorong Pengelolaan Zakat Lebih Terarah

Sosialisasi tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat. Pesertanya berasal dari SMA, SMK, Sekolah Khusus (SKh), yayasan pendidikan, perusahaan, rumah sakit, klinik, perbankan, hingga perguruan tinggi.

Kegiatan itu bertujuan meningkatkan pemahaman tentang kewajiban zakat. Di sisi lain, BAZNAS juga mendorong tata kelola dana umat yang lebih terorganisasi.

Dimyati mengatakan setiap rezeki yang diterima seseorang memiliki bagian yang menjadi hak masyarakat. Karena itu, zakat, infak, dan sedekah menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Ini sangat bagus untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, pemangku kepentingan, maupun para ASN dan birokrasi,” kata Dimyati.

Ia kemudian mengajak masyarakat menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Menurutnya, lembaga resmi dapat mengelola dan mendistribusikan dana umat secara lebih terarah.

“Kalau melalui lembaga zakat seperti BAZNAS, pengelolaannya lebih transparan, terbuka, tepat guna, tepat sasaran, dan tepat waktu,” ujarnya.

BAZNAS Banten Targetkan Zakat Rp35 Miliar

Dimyati menilai pengelolaan zakat secara terorganisasi dapat memperluas manfaat dana umat. Dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa harta yang dimiliki manusia bersifat sementara. Sebaliknya, zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi amal yang memberikan manfaat bagi orang lain.

“Yang betul-betul menjadi milik kita adalah harta yang kita zakatkan, infakkan, dan sedekahkan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten Wawan Wahyuddin mengatakan sosialisasi tersebut juga bertujuan memperluas kemitraan.

Wawan berharap bertambahnya mitra dapat mendorong peningkatan penghimpunan zakat. BAZNAS Banten menargetkan dana zakat mencapai Rp35 miliar hingga Desember 2026.

“Dengan sosialisasi ini, mitra kita semakin bertambah. Tentu kami berharap penghimpunan zakat juga ikut meningkat,” kata Wawan.

Ia mengatakan pencapaian target tersebut dapat memperluas distribusi manfaat zakat. Karena itu, BAZNAS terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat.

“Target kami Rp35 miliar. Mudah-mudahan bisa tercapai sehingga distribusi manfaat kepada masyarakat juga semakin luas,” ujarnya.

BAZNAS Perkuat Edukasi kepada Masyarakat

Wawan menambahkan bahwa kepercayaan publik menjadi salah satu perhatian BAZNAS Banten. Lembaga tersebut terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pengelolaan zakat.

Selain kegiatan tatap muka, BAZNAS memanfaatkan berbagai media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kami terus melakukan sosialisasi, edukasi, dan memberikan informasi melalui berbagai media agar masyarakat semakin memahami pengelolaan zakat di BAZNAS,” katanya.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *