Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

PKB Dukung 1.000 Persen Prabowo Subianto Maju Lagi pada Pilpres 2029

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Wakil Ketua Umum PKB Faisol Riza menyampaikan dukungan tersebut kepada wartawan pada Senin (12/10/2026). Ia menilai Prabowo layak melanjutkan kepemimpinan untuk dua periode.

“PKB mendukung 100 persen atau bahkan 1.000 persen pencalonan kembali Prabowo Subianto sebagai capres 2029, karena memang beliau sangat layak kembali memimpin Indonesia untuk dua periode,” ujar Faisol.

Menurut Faisol, PKB mendukung Prabowo karena pemerintah menjalankan berbagai program yang menyasar kebutuhan masyarakat. Ia mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis, dan Sekolah Rakyat.

PKB Soroti Program Pemerintahan Prabowo

Faisol menilai pemerintah telah merealisasikan berbagai program kerakyatan meski masih menghadapi sejumlah kendala dalam pelaksanaannya.

“Prabowo berhasil merealisasikan seluruh program kerakyatan, terlepas masih ada kendala, tapi semua diatasi secara baik. Itu bukti bahwa Prabowo ingin rakyat Indonesia maju, tumbuh dengan gizi yang baik, mengenyam pendidikan yang baik, memiliki rumah yang layak,” kata Faisol.

Ia mengatakan sejumlah program tersebut mulai memenuhi kebutuhan masyarakat secara bertahap. Faisol juga menilai kebijakan pemerintah menunjukkan upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar.

“Semua itu mulai terealisasikan dengan baik. Semua yang seharusnya didapatkan rakyat mulai terpenuhi secara bertahap melalui program-program Presiden,” ujarnya.

Faisol menegaskan dukungan PKB terhadap Prabowo bukan sekadar pernyataan politik tanpa alasan. Menurutnya, pelaksanaan program pemerintah menjadi salah satu pertimbangan partainya untuk mendukung pencalonan kembali Prabowo.

“Kalau saya bilang PKB 1.000 persen mendukung Prabowo Subianto maju capres 2029 tanpa alasan, kan tidak logis, padahal alasannya sangat banyak, dan memang beliau pantas memimpin kembali Indonesia,” tutur Faisol.

Faisol Sebut Dukungan Masyarakat Masih Ada

Faisol berharap Prabowo mengetahui bahwa masih ada masyarakat yang menginginkan dirinya kembali maju pada Pilpres 2029. Ia mengatakan masyarakat dapat menyampaikan dukungan secara langsung maupun melalui partai politik.

“Jangan sampai beliau berpikiran rakyat sudah tidak mendukung. Padahal, rakyat mendukung beliau untuk maju kembali memimpin Indonesia. Baik diutarakan secara langsung maupun melalui partai politik,” ujar Faisol.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan sikap PKB dalam menyongsong kontestasi politik nasional 2029. Meski demikian, dukungan partai merupakan sikap politik yang tidak dengan sendirinya menggambarkan tingkat dukungan seluruh masyarakat.

Golkar Lebih Dulu Nyatakan Dukungan

Sebelum PKB, Partai Golkar juga menyatakan dukungan kepada Prabowo untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2029.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan partainya telah menentukan sikap terkait calon presiden yang akan didukung.

“Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya,” kata Doli.

Namun, Golkar belum menentukan calon wakil presiden yang akan diusung bersama Prabowo. Doli menjelaskan partainya biasanya membahas penentuan pasangan calon menjelang masa pendaftaran.

“Kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya? Pertama, waktu itu saya jelaskan, untuk penetapan atau penentuan penetapan calon wakil presiden itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang, pendaftaran capres dan cawapres,” ujar Doli.

Dukungan PKB dan Golkar menunjukkan kedua partai tersebut telah menyampaikan sikap politik untuk Pilpres 2029. Perkembangan koalisi dan penentuan pasangan calon masih akan mengikuti dinamika politik serta ketentuan pencalonan yang berlaku.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *