Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kapolri Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Kamtibmas

Bagikan: Facebook X WhatsApp

MEDAN | rayacom.id

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak mahasiswa menjadi agen perubahan sekaligus pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolri menyampaikan hal itu saat memberikan kuliah umum dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Tahun 2026 di Medan, Sumatera Utara.

Menurut Listyo Sigit, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mendorong perubahan positif. Ia berharap mahasiswa tidak hanya aktif di lingkungan kampus, tetapi juga memberi kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Menjadi agen perubahan, menginisiasi dan mengajak masyarakat melakukan perubahan positif serta berpartisipasi dalam pembangunan,” ujar Kapolri.

Mahasiswa Didorong Berkontribusi

Kapolri menyebut mahasiswa dapat berkontribusi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Bentuknya antara lain mendukung ketahanan pangan dan energi, transformasi digital, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian lingkungan.

Selain itu, mahasiswa dapat menggunakan pengetahuan dan kreativitas untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Menurut Kapolri, peran tersebut sejalan dengan posisi mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang memiliki kemampuan untuk mendorong perubahan di tengah masyarakat.

Jadi Pelopor Kamtibmas

Listyo Sigit juga mengingatkan mahasiswa agar ikut menjaga kondisi sosial yang kondusif. Ia mendorong mahasiswa menjadi pelopor kamtibmas sekaligus perekat persatuan.

Mahasiswa dapat menjalankan peran tersebut dengan menjaga kerukunan dan menghargai perbedaan. Mereka juga perlu ikut menangkal hoaks serta provokasi yang berpotensi memicu konflik.

Perkembangan teknologi dan media sosial membuat kemampuan berpikir kritis semakin penting. Mahasiswa perlu memilah informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Karena itu, Kapolri mendorong mahasiswa membangun budaya akademik yang sehat. Ia juga meminta generasi muda menjaga integritas, menghargai perbedaan, dan memperkuat kolaborasi.

“Menjaga kerukunan, menangkal hoaks dan provokasi, serta mengajak masyarakat menjauhi narkoba, kekerasan, intoleransi, dan tindakan anarkis,” pesan Kapolri. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *