MANADO | rayacom.id
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menghadiri penyerahan bantuan pangan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (8/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di sela-sela rangkaian World Coconut Day 2026 di Manado. Melalui kegiatan ini, TNI menegaskan dukungannya terhadap upaya pemerintah menjaga ketersediaan dan ketahanan pangan nasional.
Selain itu, Kodam XIII/Merdeka siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sinergi tersebut bertujuan mengawal distribusi bantuan hingga menjangkau wilayah kepulauan dan pelosok Sulawesi Utara.
Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi I Tuntas
Dalam acara tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengapresiasi kunjungan kerja Menko Pangan Zulkifli Hasan. Ia juga menyampaikan penghargaan atas dukungan seluruh jajaran Forkopimda.
Gubernur menjelaskan bahwa pemerintah telah menuntaskan penyaluran bantuan pangan Alokasi I Tahun 2026. Program itu menjangkau 274.156 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Dalam alokasi tersebut, pemerintah menyalurkan 5.482.920 kilogram beras dan 1.096.584 liter minyak goreng. Sementara itu, penyaluran Alokasi II untuk 281.794 PBP telah mencapai progres 98,19 persen.
Capaian ini menunjukkan perkembangan distribusi bantuan pangan di Sulawesi Utara. Karena itu, pemerintah terus memantau penyaluran agar bantuan menjangkau penerima sesuai ketentuan.
Stok Beras Sulut Capai 34.602 Ton
Gubernur Yulius menyebut stok beras Sulawesi Utara mencapai 34.602 ton. Menurut dia, persediaan tersebut mencukupi kebutuhan masyarakat di tengah dinamika iklim, termasuk fenomena El Nino.
Selain menjaga stok, pemerintah daerah bersama instansi terkait juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Hingga awal Oktober 2026, program tersebut telah menjangkau 417 titik.
Melalui kegiatan itu, pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat. Dengan demikian, warga memiliki akses lebih luas terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.
Pemerintah Kendalikan Inflasi dan Harga Cabai
Di sisi lain, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan inflasi. Gubernur memaparkan angka inflasi Sulawesi Utara sebesar 3,53 persen secara bulanan (month-to-month) dan 7,59 persen secara tahunan (year-on-year).
Cabai rawit menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi terbesar. Gubernur menyebut kontribusinya mencapai 1,84 persen, seiring tingginya konsumsi lokal dan kuatnya budaya kuliner masyarakat.
Untuk mengatasi tekanan harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memfasilitasi distribusi 4,9 ton cabai rawit dari Jawa Timur ke Sulawesi Utara.
Langkah tersebut bertujuan menjaga ketersediaan pasokan di pasar. Selain itu, distribusi antardaerah diharapkan membantu meredam kenaikan harga cabai rawit.
Menko Pangan Serahkan Bantuan untuk 750 Penerima
Pada kesempatan yang sama, Zulkifli Hasan menyerahkan bantuan pangan tambahan secara simbolis kepada 750 penerima yang dinilai layak di luar kelompok desil 1–4.
Pemerintah menyiapkan total bantuan sebanyak 3.750 kilogram. Rinciannya, 250 paket untuk masyarakat Kota Manado dan 500 paket untuk masyarakat Kabupaten Minahasa.
Bantuan tambahan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas dukungan pangan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria. Selanjutnya, pelaksana di daerah perlu memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.
Kodam XIII/Merdeka Siap Dukung Pengawasan Distribusi
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyatakan kesiapan jajarannya untuk membantu mengawasi dan mendampingi penyaluran bantuan pangan.
Selain itu, ia menegaskan dukungan personel TNI terhadap pelaksanaan program subsidi dan persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), terutama Natal dan Tahun Baru.
Melalui koordinasi lintas sektor, jajaran Kodam XIII/Merdeka akan membantu menjaga keamanan dan ketertiban distribusi. Pengawasan tersebut juga bertujuan memastikan bantuan menjangkau penerima yang tepat.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan itu. Mereka antara lain Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, Dankodaeral VIII Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, dan Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Yoyon Kuscahyono.
Hadir pula Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan Widiastuti. Selain itu, Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Produk Perkebunan dan Hortikultura Kemenko Pangan Radian Bagiyono serta Asisten Deputi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Kemenko Pangan Sugeng Harmono turut menghadiri acara tersebut bersama tamu undangan lainnya. (fin)