Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Syahganda Usulkan Anies Baswedan Jadi Menteri Pendidikan di Kabinet Prabowo

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, mengusulkan agar Anies Baswedan bergabung dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia bahkan menyebut posisi Menteri Pendidikan sebagai salah satu jabatan yang dinilai cocok bagi mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Dalam tayangan kanal YouTube Total Politik yang disiarkan pada Minggu (11/10/2026), Syahganda menyampaikan dukungannya terhadap kemungkinan Anies mengambil peran di bidang pendidikan.

“Saya mendorong dia (Anies) untuk jadi Menteri Pendidikan. Cocok, Anies cocok,” kata Syahganda.

Pernyataan tersebut menjadi usulan terbuka mengenai kemungkinan keterlibatan Anies dalam kabinet pemerintahan Prabowo. Meski demikian, hingga informasi dalam pemberitaan ini disusun, belum ada keputusan resmi yang menyatakan Anies akan menduduki jabatan menteri.

Syahganda Singgung Ego dan Gengsi Politik

Syahganda menilai pengalaman persaingan politik pada masa lalu tidak seharusnya menjadi satu-satunya pertimbangan ketika seseorang mendapat kesempatan untuk berkontribusi dalam pemerintahan.

Menurut dia, ego dan gengsi politik dapat menjadi penghalang bagi tokoh yang ingin mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional. Karena itu, ia mendorong Anies mempertimbangkan peluang bergabung dengan pemerintahan Prabowo.

Syahganda juga mengaitkan usulannya dengan Pilkada DKI Jakarta 2017. Dalam kontestasi tersebut, Prabowo memberikan dukungan politik kepada Anies yang kemudian terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama Sandiaga Uno.

“Tidak usah malu-malu. Pasti ada ego dan gengsi, tapi salah dong kalau gengsi. Bagaimanapun, yang membesarkan dia (Anies) kan Prabowo juga,” ujarnya.

Pernyataan itu menunjukkan pandangan Syahganda mengenai hubungan politik antara Prabowo dan Anies. Namun, usulan tersebut tetap merupakan pandangan pribadi Syahganda dan tidak dengan sendirinya mencerminkan keputusan Presiden maupun sikap resmi pemerintah.

Anies dan Prabowo Pernah Bersaing pada Pilpres 2024

Usulan Syahganda turut menarik perhatian karena Anies dan Prabowo pernah berada di kubu yang berseberangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dalam kontestasi tersebut, keduanya bersaing sebagai pasangan calon presiden dengan agenda politik dan dukungan yang berbeda. Persaingan itu menjadi bagian dari dinamika politik nasional sebelum pemerintahan Prabowo terbentuk.

Kini, usulan Syahganda membuka kembali pembahasan mengenai kemungkinan kerja sama politik antara tokoh-tokoh yang sebelumnya berkompetisi dalam pemilu.

Meski demikian, penentuan anggota kabinet merupakan kewenangan Presiden. Oleh sebab itu, usulan agar Anies menjabat Menteri Pendidikan belum dapat dipandang sebagai indikasi pasti bahwa perubahan komposisi kabinet akan terjadi.

Perkembangan selanjutnya bergantung pada keputusan resmi pemerintah serta dinamika politik yang berlangsung. (fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *