Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Puan Terima Wakil PM Bulgaria, Dorong Kerja Sama Pendidikan dan Olahraga

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | RAYACOM

Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria Alexander Poulev di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Puan mendorong penguatan hubungan Indonesia dan Bulgaria. Ia secara khusus menyoroti peluang kerja sama di bidang pendidikan dan olahraga.

Puan menyambut langsung kedatangan Alexander Poulev bersama delegasinya di Gedung Nusantara. Dalam kesempatan itu, Puan didampingi Ketua Komisi I DPR Utut Adianto, Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, dan Wakil Ketua BKSAP DPR Irine Yusiana Roba Putri.

Puan Soroti Sejarah Hubungan Indonesia-Bulgaria

Puan menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Bulgaria ke Indonesia. Ia juga menyinggung hubungan kedua negara yang telah berlangsung sejak lama.

“Selamat datang di Jakarta, dan selamat datang di Gedung DPR RI, bangunan bersejarah dengan nilai yang sangat penting bagi Indonesia,” kata Puan dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Menurut Puan, Bulgaria menjadi salah satu negara Eropa yang lebih awal mengakui kemerdekaan Indonesia. Hubungan tersebut kemudian semakin erat melalui berbagai kunjungan dan komunikasi antarkedua negara.

Puan juga mengingat kembali kunjungan Presiden Soekarno ke Bulgaria pada 1961. Menurut dia, kunjungan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah persahabatan Indonesia dan Bulgaria.

“Presiden pertama Indonesia, Presiden Soekarno, mengunjungi Bulgaria di tahun 1961 sebagai komitmen persahabatan kedua negara,” tutur Puan.

Dorong Kerja Sama Pendidikan

Selain hubungan diplomatik, Puan melihat peluang untuk memperkuat kerja sama pendidikan. Menurut dia, pertukaran pengetahuan dan pengalaman dapat membuka manfaat bagi generasi muda kedua negara.

Kerja sama pendidikan juga dapat mencakup pertukaran mahasiswa, pengembangan kapasitas, hingga hubungan antarlembaga pendidikan.

Karena itu, Puan mendorong agar hubungan Indonesia-Bulgaria tidak hanya berjalan pada tingkat pemerintahan. Hubungan antarmasyarakat dan generasi muda juga perlu mendapat perhatian.

Olahraga Jadi Ruang Kolaborasi

Puan turut mendorong kerja sama di bidang olahraga. Menurut dia, olahraga dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Bulgaria.

Selain itu, kedua negara dapat membuka peluang pertukaran pengalaman dalam pembinaan atlet dan pengembangan olahraga.

Dengan kerja sama yang lebih luas, hubungan Indonesia-Bulgaria diharapkan semakin berkembang. Pendidikan dan olahraga dapat menjadi dua sektor yang memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus membuka peluang kolaborasi baru.

Pertemuan Puan dan Alexander Poulev menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Bulgaria. Kedua pihak juga memiliki peluang untuk memperluas kerja sama pada sektor ekonomi, investasi, dan industri.(fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *