Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sekjen Golkar Buka Suara Usai Fahd Arafiq Diamankan KPK

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | RAYACOM

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar M. Sarmuji buka suara setelah Fahd Arafiq ikut diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK mengamankan Fahd dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Sarmuji mengatakan Partai Golkar menghormati proses hukum yang berjalan. Ia meminta aparat mengungkap perkara tersebut melalui mekanisme hukum.

“Kita menghormati proses hukum, silakan aparat mengungkapkan kebenaran melalui proses hukum,” kata Sarmuji saat dihubungi, Selasa (15/9/2026).

Fahd Arafiq Masih Jalani Pemeriksaan KPK

Fahd Arafiq saat ini menjabat Ketua DPP Partai Golkar Bidang Organisasi Kemasyarakatan periode 2024-2029.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan Fahd menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

“Salah satu pihak yang diamankan,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

KPK belum menjelaskan peran Fahd dalam perkara tersebut. Status hukum para pihak yang diamankan juga belum ditetapkan.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka sesuai ketentuan yang berlaku.

Golkar Tunggu Kejelasan Perkara

Sarmuji mengatakan Partai Golkar belum mengambil tindakan terhadap Fahd. Partai masih menunggu penjelasan KPK mengenai duduk perkara OTT tersebut.

“Partai pasti akan mengambil langkah terhadap kadernya. Kami menunggu sampai jelas duduk persoalannya,” ujar Sarmuji.

Dengan demikian, Golkar belum menentukan langkah terhadap Fahd sampai proses pemeriksaan KPK memberikan kejelasan.

Sarmuji menegaskan partai tetap menghormati proses hukum. Ia juga menyerahkan pengungkapan perkara kepada aparat penegak hukum.

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT BPN

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 17 orang. Mereka berasal dari unsur pemerintah dan pihak lainnya.

Beberapa pejabat yang ikut diamankan antara lain Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Tardi.

Selain itu, KPK juga mengamankan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Budi mengatakan peran masing-masing pihak masih dalam pendalaman.

OTT KPK Berkaitan dengan Pengurusan HGB

KPK menyebut OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah Kabupaten Bogor.

Penyidik juga menemukan uang dalam berbagai kemasan. Uang tersebut tersimpan di sekitar 20 koper dan terdiri atas rupiah serta valuta asing.

Namun, KPK belum mengumumkan status hukum Fahd Arafiq maupun pihak lain yang diamankan.

KPK masih memeriksa seluruh pihak untuk menyusun kronologi dan memperjelas konstruksi perkara.

Partai Golkar pun memilih menunggu hasil pemeriksaan KPK sebelum mengambil langkah terhadap Fahd Arafiq. (fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *