Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kembangkan Tambak, Kapolda Metro Jaya Pastikan Keberlanjutan Pangan SPPG

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Polda Metro Jaya mengembangkan ekosistem rantai pasok pangan untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, program tersebut membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi warga Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Polda Metro Jaya menunjukkan pengembangan itu melalui panen raya ikan dan udang di Muara Gembong, Senin. Kegiatan tersebut menghasilkan sekitar 10 ton hasil perikanan dan 4.000 butir telur ayam.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan pihaknya tidak hanya mengejar jumlah tambak dan hasil panen. Menurut dia, manfaat ekonomi bagi masyarakat juga menjadi ukuran penting keberhasilan program.

“Bagi saya, ini bukan sekadar berapa banyak tambak atau berapa besar hasil panennya. Yang lebih penting adalah semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dan memperoleh pekerjaan,” kata Asep.

Polda Metro Jaya Tambah Jumlah Tambak

Asep menjelaskan jumlah tambak di Muara Gembong kini mencapai 128 tambak ikan. Sebelumnya, kawasan tersebut hanya memiliki sekitar 60 tambak.

Karena itu, Polda Metro Jaya akan terus mendorong pengembangan budi daya. Langkah tersebut bertujuan membangun rantai pasok SPPG dari hulu hingga hilir.

Asep juga meminta pengelola tidak berhenti setelah panen. Mereka perlu menyiapkan benih baru dan kembali menjalankan budi daya.

“Jangan berhenti pada panen hari ini. Setelah panen, kita siapkan kembali tebar benih dan budi daya berikutnya agar ekosistem ini terus berjalan dan manfaatnya semakin luas,” ujarnya.

Kolaborasi Jaga Rantai Pasok SPPG

Selanjutnya, Polda Metro Jaya memperkuat koordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ketiga pihak berkoordinasi dalam pengembangan budi daya dan pengawasan kualitas hasil produksi. Mereka juga mengatur penyaluran hasil panen menuju SPPG.

Dengan koordinasi tersebut, Asep berharap rantai pasok berjalan lancar. Kebutuhan pangan SPPG pun dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain itu, program tersebut diharapkan meningkatkan pendapatan masyarakat yang terlibat dalam proses produksi.

Hasil Panen Dukung 12 Dapur SPPG

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan hasil produksi Muara Gembong akan mendukung kebutuhan bahan pangan 12 dapur SPPG di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Untuk hasil panen kali ini, distribusi diprioritaskan bagi SPPG di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi,” kata Budi.

Sementara itu, Polda Metro Jaya bersama BGN dan Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi akan memperkuat pengawasan kualitas pangan. Mereka juga akan memastikan hasil budi daya masuk ke jalur distribusi yang tepat.

Dengan demikian, hasil tambak tidak hanya mendukung kebutuhan pangan SPPG. Program tersebut juga dapat menciptakan kegiatan ekonomi yang berkelanjutan bagi warga Muara Gembong.

“Harapannya, rantai pasok SPPG dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus ikut menggerakkan ekonomi warga setempat,” ucapnya.

(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *