Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Polri Perkenalkan Tagline Baru Polisi Bersama Masyarakat untuk Perkuat Layanan Publik

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Polri memperkenalkan tagline baru “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik. Tagline tersebut menegaskan arah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan tagline tersebut bukan sekadar identitas komunikasi. Menurut dia, semangatnya harus diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Polisi bersama masyarakat bukan sekadar tagline, tetapi semangat yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Polri hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, memberikan kepastian hukum, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Isir dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

Suyudi Usung Polisi Bersama Masyarakat

Gagasan “Polisi Bersama Masyarakat” sebelumnya disampaikan Suyudi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR RI pada 1 Oktober 2026.

Saat itu, Suyudi menyebut tema tersebut sebagai doktrin kepemimpinan sekaligus arah transformasi Polri. Ia menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi pelaksanaan tugas kepolisian.

Suyudi juga menekankan pentingnya profesionalisme, akuntabilitas, peningkatan kualitas pelayanan, serta hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.

Kritik Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi

Isir mengatakan kedekatan dengan masyarakat harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh personel Polri.

Karena itu, kritik dan masukan publik perlu menjadi bahan evaluasi. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu Polri meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas.

Pandangan tersebut sejalan dengan gagasan Suyudi saat menjalani fit and proper test. Ia menyebut kritik berbasis fakta sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui aspek yang perlu segera diperbaiki dalam institusi kepolisian.

Polri Dorong Pelayanan dan Penegakan Hukum

Isir berharap tagline “Polisi Bersama Masyarakat” dapat diwujudkan melalui pelayanan publik, penegakan hukum, serta respons terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Harapannya, semangat ini dipahami dan diwujudkan oleh seluruh anggota Polri. Polisi bersama masyarakat berarti Polri tidak berjarak dengan masyarakat, tetapi hadir, mendengar, bekerja bersama, dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Polri selanjutnya akan menyosialisasikan dan menginternalisasikan tagline tersebut ke seluruh jajaran. Dengan demikian, “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi bagian dari arah komunikasi dan pengabdian Polri di bawah kepemimpinan Suyudi. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *