Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kemnaker dan IWIP Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi SDM Lokal

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | rayacom.id

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lokal.

Kedua pihak menjalankan kerja sama selama dua tahun, yakni 2026–2028. Program ini menargetkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan berdaya saing, terutama untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan logam berat di kawasan industri wilayah timur Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, kolaborasi tersebut juga menindaklanjuti kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto dua pekan sebelumnya. Kunjungan itu mencatat perkembangan investasi di kawasan industri IWIP.

“Cita-cita kita adalah menjadikan PT IWIP sebagai benchmark Integrated Talent Engine in Indonesia, yakni sebuah kawasan industri yang mampu menarik ekosistem pelatihan dan pendidikan secara mandiri dan terintegrasi,” kata Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Kemnaker Dorong Industri dan Kesejahteraan Pekerja

Yassierli menilai investasi besar di sektor pengolahan logam berat perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM. Selain itu, pemerintah dan perusahaan perlu menjaga iklim ketenagakerjaan yang kondusif.

Ia juga menekankan pentingnya Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja. Menurutnya, kesepakatan tersebut dapat memperkuat hubungan industrial yang harmonis.

“Prinsip kita tegas, industri harus maju, dan pekerja harus sejahtera. Dua hal ini tidak boleh dipertentangkan, melainkan harus berjalan seiring dan saling menguatkan,” ujarnya.

Kemnaker Minta IWIP Susun Peta Jalan SDM

Selanjutnya, Yassierli mendorong PT IWIP menyusun peta jalan kebutuhan SDM untuk lima tahun ke depan. Langkah ini bertujuan mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri.

Peta jalan tersebut perlu memetakan kebutuhan tenaga kerja secara bertahap. Jenjangnya mencakup operator, supervisor, hingga insinyur muda.

Selain pemetaan kebutuhan tenaga kerja, Kemnaker juga mendorong perusahaan membatasi penggunaan tenaga kerja asing (TKA) pada posisi yang membutuhkan keahlian teknis khusus.

Perusahaan juga perlu menjalankan alih pengetahuan atau transfer of knowledge. Melalui proses tersebut, tenaga kerja lokal dapat meningkatkan keterampilan dan mengambil peran lebih besar dalam pengembangan industri nasional.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *