Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan ePaper & Update Berita

Berlangganan ePaper & Update Berita

Nikmati ePaper Tangerang Raya dan dapatkan update berita terbaru setiap hari.

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Tinggalkan Polda Sulbar, Irjen Adi Deriyan Kenang Momen Tugas Terindah

Bagikan: Facebook X WhatsApp

MAMUJU | rayacom.id

Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menyampaikan pesan perpisahan dalam apel terakhirnya sebagai Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (7/10/2026). Ia menyebut Sulbar sebagai salah satu tempat terindah dalam perjalanan kariernya.

Apel berlangsung di lapangan Polda Sulbar. Adi berpamitan kepada seluruh personel setelah lebih dari setahun memimpin kepolisian di Bumi Malaqbi.

Adi Deriyan Kenang Awal Tugas di Sulbar

Adi mengenang kedatangannya di Sulbar pada 19 Agustus 2025. Sejak awal bertugas, ia mengaku mendapat sambutan dan dukungan dari seluruh personel Polda Sulbar.

“Tepat pada 19 Agustus 2025, pertama kali saya menginjakkan kaki di Polda Sulbar. Dalam kurun waktu satu tahun lebih ini, saya merasakan bagaimana rekan-rekan menerima saya dengan tangan terbuka dan memberikan bentuk kerja sama yang luar biasa dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di daerah ini,” kata Adi.

Menurut Adi, kepemimpinan di Polda Sulbar tidak selalu berjalan mulus. Berbagai persoalan mereka hadapi bersama melalui semangat gotong royong.

“Ada ombak yang harus dilalui bersama, ada masalah yang harus dihadapi bergotong-royong, demi menggapai tujuan mulia yaitu melindungi dan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Adi Sampaikan Terima Kasih kepada Personel

Dalam suasana haru, Adi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang mendukung tugasnya selama memimpin Polda Sulbar.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi, keringat dan waktu yang telah kalian berikan. Saya pribadi, beserta keluarga, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga,” tuturnya.

Ia juga meminta maaf apabila selama memimpin terdapat perkataan atau sikap yang tidak berkenan. Adi mengakui masih ada sejumlah keinginan dan janji yang belum sempat ia tuntaskan.

Meski begitu, ia yakin Kapolda Sulbar berikutnya dapat melanjutkan pekerjaan tersebut.

Salah satu hal yang membuat Adi bangga ialah pembenahan fasilitas ibadah di lingkungan Polda Sulbar. Ia berharap fasilitas tersebut terus memberikan manfaat bagi personel.

Sulbar Jadi Bagian Perjalanan Karier

Adi kemudian menyampaikan kesannya selama bertugas di Sulbar. Ia menyebut sejumlah daerah di provinsi tersebut akan selalu menjadi bagian dari perjalanan kariernya.

“Bagaimanapun juga, saya merasa sangat berbahagia pernah bertugas di Sulawesi Barat. Nama-nama daerah ini Majene, Mamuju, Polman, Mamasa, Mamuju Tengah, Pasangkayu pasti akan selalu hidup dalam perjalanan karier saya. Karena Sulbar, bagi saya, adalah salah satu tempat terindah,” katanya.

Adi juga melontarkan candaan tentang mutasi. Pernyataan itu membuat suasana apel yang haru berubah menjadi tawa.

“Ternyata kuncinya satu, makin kamu mencintai Polda Sulbar, makin cepat kamu akan meninggalkannya, atau dimutasikan. Semakin senang saya di Sulbar, makin singkat waktu yang diberikan. Perjalanan di Sulbar, menurut saya, sangat indah,” ucapnya.

Ia kemudian berseloroh mengenai penugasan berikutnya.

“Mungkin karena di Sulbar programnya selalu menanam pohon, maka kami dipercayakan bertugas di Kementerian Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Adi Titip Pesan untuk Personel Polda Sulbar

Tawa personel mengiringi candaan tersebut. Namun, suasana kembali haru ketika Adi menyampaikan pesan terakhir.

“Saya berdoa dan berharap, ke depan Sulbar menjadi lebih baik lagi, dan rekan-rekan menjadi polisi yang lebih baik,” katanya.

Ia meminta seluruh personel menjaga kehormatan sebagai anggota Polri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tetaplah menjadi polisi yang baik. Mudahkan urusan orang, maka Allah akan mudahkan urusan kita di akhirat. Jaga kehormatanmu sebagai abdi negara,” pesannya.

Adi juga meminta personel mempertahankan hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama masa tugasnya.

“Saya harap, hubungan kekeluargaan yang telah kita jalin tetap terjaga dengan baik. Dan tetaplah menjadi ayah dan ibu terbaik untuk keluarga kalian masing-masing,” ujarnya.

Salaman dan Pelukan Warnai Perpisahan

Usai apel, seluruh personel berfoto bersama Adi untuk terakhir kalinya. Salaman dan pelukan hangat kemudian mewarnai momen perpisahan tersebut.

Perjalanan Adi Deriyan Jayamarta di Sulbar kini berakhir. Namun, ia berharap hubungan kekeluargaan dengan keluarga besar Polda Sulbar tetap terjaga.

“Sulbar akan selalu menjadi bagian dari diriku. Terima kasih, keluarga besar Polda Sulbar,” pungkasnya. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *